Polda Buka Posko DVI Laka Maut Bus ALS di RSUD Padang Panjang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 06 Mei 2025
Polda Buka Posko DVI Laka Maut Bus ALS di RSUD Padang Panjang

Bus ALS sedang dievakuasi oleh gabungan petugas di Padang Panjang. Pada kecelakaan itu menyebabkan 12 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka, Selasa (6/5/2025). ANTARA/Isril.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Antar Lintas Sumatra (ALS) rute Medan-Bekasi dengan nomor polisi B 7152 FGA yang jatuh terguling tadi pagi pukul 08.15 WIB, Selasa (6/5) di kawasan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

Tercatat, sedikitnya 12 orang meninggal dalam kecelakaan itu dan 23 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas dibawa ke RSUD Padang Panjang, sementara korban luka sebagian dirawat di RS Ibnu Sina.

Saat ini, Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) juga telah mendirikan Posko DVI Laka Maut Bus ALS di RSUD Padang Panjang untuk identifikasi korban yang dirawat di sana.

Baca juga:

Kecelakaan Bus Lintas Sumatra Tewaskan 12 Penumpang, Sopir dan Kernet Bus Selamat

"Kita juga membuat Posko DVI di RSUD, kami juga menyiapkan tim trauma healing untuk memberikan pelayanan kepada korban pada anak-anak dan keluarga karena masih ada anak mencari orang tuanya dilakukan oleh psikolog Polwan dan psikologi RSUD Padang Panjang," kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, kepada media, dikutip Antara.

Untuk diketahui, bus naas itu melayani rute Medan-Bekasi, Jawa Barat. Berikut nama-nama korban meninggal dunia kecelakaan maut bus ALS di Padang Panjang Sumbar:

1. Atas Silaen (30), Kelurahan Lumban Pinasa, Kec. Habinsaran Kabupaten Toba Sumatera Utara.

2. Aryudi (38), Kelurahan Bangun Sari, Kec. Tanjung Morawa, Kab. Deli Serdang Sumatera Utara

3. Nurul Mayasari (30), Kelurahan Banglas Barat, Kec. Tabing Tinggi, Kab. Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

4. Meleaki Sinaga (74), Kelurahan Negeri Dolok, Kec. Dolok Panribuan, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

5. Desrita Nainggolan (50) Kel. Sipolha Horisan, Kec. Pamatang Sidamanik, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

6. Romaida Sitanggang (74), Kel. Sipolha Horisan, Kec. Pamatang Sidamanik, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

7. Karmina Gultom (74), Kel. Negeri Dolok, Kec. Dolok Panribuan, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.

8. Etrick Gustaf Wenas (26) Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

9. Sri Rejeki (38), Kel. Bencahlesung, Kec. Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

10. Rema Andini Pane (1,5)

11. Naufal Rehan Pane (6)

12. Riski Agustini Lubis (32)

(*)

#AKAP #Kecelakaan Bus #Sumatera Barat
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Bus naas itu diketahui berangkat dari Metro, Lampung, dengan tujuan ziarah ke Makam Wali Songo.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Januari 2026
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Selain masalah teknis kendaraan, pengawasan terhadap sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Indonesia
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Meminta kepolisian melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mengetahui unsur pelanggaran.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus yang diketahui mengangkut 34 penumpang tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Indonesia
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun AKAP.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Bagikan