PM Thailand Pernah Dapat Panggilan Scam Call, Dipintai Sumbangan Menggunakan Suara Tiruan AI Pemimpin Negara

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 16 Januari 2025
PM Thailand Pernah Dapat Panggilan Scam Call, Dipintai Sumbangan Menggunakan Suara Tiruan AI Pemimpin Negara

Ilustrasi scam call. (Foto: Unsplash/Lindsey LaMont)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra ternyata pernah jadi korban telepon penipuan atau scam call. Ia mengaku pernah menerima telepon dari sistem AI, yang meminta uang dengan suara tiruan seorang pemimpin negara.

Paetongtarn Shinawatra tidak mengungkapkan suara siapa yang ditiru komputer AI tersebut, tetapi mengatakan dia menerima pesan dengan suara identik dengan seorang pemimpin terkenal.

“Suaranya sangat jelas, dan saya langsung mengenalinya. Mereka pertama-tama mengirim klip suara, mengatakan sesuatu seperti, 'Apa kabar? Saya ingin bekerja sama,' dan seterusnya,” kata Paetongtarn, dalam sebuah wawancara, seperti diberitakan CNN, Kamis (16/1).

Menurutnya, saat itu ia tidak menyadari telah mendapatkan panggilan dari nomor yang sama, lalu menerima pesan suara yang langsung ke inti permasalahan.

Baca juga:

Biden Telepon Netanyahu, Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Makin Dekat

“Mereka mengirim pesan suara lain yang meminta sumbangan, dengan mengatakan, 'Anda adalah satu-satunya negara di (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) yang belum menyumbang,' dan menegaskan hal itu. Saya terkejut sejenak dan menyadari ada yang tidak beres," ia bercerita, menirukan pembicaraan dari penelepon penipu itu.

Ia mengatakan siapa pun yang mengirim pesan tersebut mungkin menggunakan AI untuk mengambil suara pemimpin dunia yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Meskipun saat ini banyak penipuan yang menggunakan panggilan telepon dan pesan tradisional, telah ada peringatan bahwa seiring kemajuan teknologi AI yang pesat, jutaan orang dapat menjadi korban penipuan menggunakan kecerdasan buatan untuk mengkloning suara mereka. (ikh)

#Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Bagikan