PM Thailand Pernah Dapat Panggilan Scam Call, Dipintai Sumbangan Menggunakan Suara Tiruan AI Pemimpin Negara
Ilustrasi scam call. (Foto: Unsplash/Lindsey LaMont)
MerahPutih.com - Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra ternyata pernah jadi korban telepon penipuan atau scam call. Ia mengaku pernah menerima telepon dari sistem AI, yang meminta uang dengan suara tiruan seorang pemimpin negara.
Paetongtarn Shinawatra tidak mengungkapkan suara siapa yang ditiru komputer AI tersebut, tetapi mengatakan dia menerima pesan dengan suara identik dengan seorang pemimpin terkenal.
“Suaranya sangat jelas, dan saya langsung mengenalinya. Mereka pertama-tama mengirim klip suara, mengatakan sesuatu seperti, 'Apa kabar? Saya ingin bekerja sama,' dan seterusnya,” kata Paetongtarn, dalam sebuah wawancara, seperti diberitakan CNN, Kamis (16/1).
Menurutnya, saat itu ia tidak menyadari telah mendapatkan panggilan dari nomor yang sama, lalu menerima pesan suara yang langsung ke inti permasalahan.
Baca juga:
Biden Telepon Netanyahu, Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza Makin Dekat
“Mereka mengirim pesan suara lain yang meminta sumbangan, dengan mengatakan, 'Anda adalah satu-satunya negara di (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) yang belum menyumbang,' dan menegaskan hal itu. Saya terkejut sejenak dan menyadari ada yang tidak beres," ia bercerita, menirukan pembicaraan dari penelepon penipu itu.
Ia mengatakan siapa pun yang mengirim pesan tersebut mungkin menggunakan AI untuk mengambil suara pemimpin dunia yang tidak disebutkan namanya tersebut.
Meskipun saat ini banyak penipuan yang menggunakan panggilan telepon dan pesan tradisional, telah ada peringatan bahwa seiring kemajuan teknologi AI yang pesat, jutaan orang dapat menjadi korban penipuan menggunakan kecerdasan buatan untuk mengkloning suara mereka. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Love Scam Jadi Modus Penipuan Keuangan Yang Kian Marak di Indonesia
Pengaduan Dugaan Penipuan WO Capai 207, Posko Laporan Terus Dibuka
Ribuan Penipuan Kepabeanan Mayoritas Belanja Online, Modusnya Nyamar Jadi Petugas Bea Cukai
Penipuan WO Ayu Puspita, Polisi Ungkap Korban 87 Orang dengan Kerugian Mencapai Rp 16 Miliar
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Tipu 87 Orang, Pemilik dan Staf WO Ayu Puspita Jadi Tersangka
Marak Penipuan Lowongan Pekerjaan, Transjakarta: Proses Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya
Adik Presiden Prabowo Tegaskan tak Punya Akun Medsos, Sebut Ajakan untuk Investasi Menyesatkan
Raup Ratusan Juta, Jaksa Gadungan Petentengan Bawa Revolver Dicokok di Pamulang
2 Oknum Polisi Polda Jateng Dipecat, Janjikan Korban Diterima Akpol hingga Rugikan Rp 2,65 Miliar