PM Israel Tegaskan Serangan Udara ke Kantong Hamas di Gaza Tanpa Batas Waktu

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 20 Mei 2021
PM Israel Tegaskan Serangan Udara ke Kantong Hamas di Gaza Tanpa Batas Waktu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (ANTARA FOTO/REUTERS/Francois Lenoir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel memastikan tidak menetapkan kerangka waktu untuk mengakhiri pertempuran di Gaza. Mereka beralasan akan terus menggempur wilayah kantong Palestina dengan serangan udara selama militan Hamas melancarkan serangan roket lintas perbatasan.

"Kami tidak menghitung waktu. Kami ingin mencapai tujuan operasi. Operasi sebelumnya berlangsung lama jadi tidak mungkin menetapkan jangka waktu," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dilaporkan oleh media Israel dari sesi tanya jawab tertutup, dilansir dari Antara, Kamis (20/5).

Baca Juga:

Rudal Israel Dibalas 1.750 Roket Hamas, Maskapai Dunia Kompak Tutup Penerbangan

Israel mengklaim telah mengeluarkan peringatan untuk mengevakuasi bangunan yang akan ditembaki dan hanya menyerang apa yang dianggap sebagai target militer, yakni kelompok Hamas. "Kami mencoba menargetkan mereka yang menargetkan kami. Dengan ketelitian tinggi," ujar Netanyahu.

Serangan udara militer Israel menghancurkan Jala Tower yang merupakan gedung kantor berita Al Jazeera dan Associated Press (AP) di Jalur Gaza, Sabtu (15/5) waktu setempat.
Serangan udara militer Israel menghancurkan Jala Tower yang merupakan gedung kantor berita Al Jazeera dan Associated Press (AP) di Jalur Gaza, Sabtu (15/5) waktu setempat. Foto: TRT World

Upaya diplomatik regional dan yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengamankan gencatan senjata telah meningkat tetapi sejauh ini masih gagal. Pertempuran yang berlangsung lebih dari sepekan ini telah memakan banyak korban jiwa.

Pejabat medis Palestina mengatakan 219 orang telah tewas dalam 10 hari pemboman udara yang telah menghancurkan jalan, bangunan dan infrastruktur lainnya di Gaza. Sebaliknya, otoritas Israel menyebutkan korban tewas sebanyak 12 orang dari pihak mereka.

Baca Juga:

Serangan Udara Israel Hancurkan Gedung Al Jazeera dan AP di Gaza


Dalam serangan selama 25 menit semalam, Israel membombardir terowongan di Jalur Gaza selatan yang diklaim intelijen mereka digunakan Hamas, kelompok Islam yang memerintah Gaza.

Militer Israel mengaku sekitar 50 roket ditembakkan dari daerah kantong Hamas itu. Puluhan roket itu menghantam kota pesisir Ashdod, selatan Tel Aviv, dan di daerah-daerah yang lebih dekat dengan perbatasan Gaza. Tidak ada laporan cedera atau kerusakan akibat serangan dari pihak Israel.

Sebaliknya, hampir 450 bangunan di Gaza yang berpenduduk padat telah hancur atau rusak parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat kesehatan utama akibat balasan Israel. PBB mendata lebih dari 52.000 warga Palestina telah mengungsi selama pertempuran. (*)

Baca Juga:

Konflik Palestina Meluas, Israel Balas Gempur Lebanon Selatan

#Israel #Palestina #Breaking
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan
KPK menetapkan lima tersangka kasus suap sengketa lahan PT Karabha Digdaya di Depok, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Depok.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan
Olahraga
Persija Secara Resmi Umumkan Bergabungnya Jean Mota, Eks Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Jean Mota, gelandang asal Brasil direkrut dengan kontrak hingga akhir musim.
Frengky Aruan - Jumat, 06 Februari 2026
Persija Secara Resmi Umumkan Bergabungnya Jean Mota, Eks Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Olahraga
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persib Bandung Kalahkan Malut United 2-0
Persib Bandung menjaga posisi pertama klasemen Super League 2025/2026 lewat kemenangan 2-0 atas Malut United.
Frengky Aruan - Jumat, 06 Februari 2026
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persib Bandung Kalahkan Malut United 2-0
Indonesia
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Gempa besar pernah mengguncang Bantul pada 2006 dengan Magnitudo 6,3 yang menewaskan lebih dari 5.700 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Olahraga
Cetak Sejarah, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final untuk Pertama Kali Usai Tumbangkan Jepang 5-3 secara Dramatis
Timnas Futsal Indonesia cetak sejarah untuk pertama kalinya tampil di final Piala Asia Futsal.
Frengky Aruan - Kamis, 05 Februari 2026
Cetak Sejarah, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final untuk Pertama Kali Usai Tumbangkan Jepang 5-3 secara Dramatis
Indonesia
2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran
Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga. Bahkan, tercatat ada dua orang terluka akibat cakaran serta gigitan akibat coba nekat menangkap macan tutul.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran
Indonesia
Seskab Teddy Buka-bukaan Alasan Indonesia Belum Bayar Iuran BoP Rp 16,8 T
Dana iuran hampir Rp 17 triliun itu diperuntukkan rekonstruksi Gaza, Palestina dan tidak bersifat wajib.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Seskab Teddy Buka-bukaan Alasan Indonesia Belum Bayar Iuran BoP Rp 16,8 T
Indonesia
Seskab Teddy Akui Status Keikutsertaan RI di Board of Peace Tidak Bersifat Tetap
keikutsertaan Indonesia dalam BoP merupakan langkah konkret demi mewujudkan gencatan senjata di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Seskab Teddy Akui Status Keikutsertaan RI di Board of Peace Tidak Bersifat Tetap
Indonesia
Gabung BoP Opsi Paling Realistis Dukung Palestina, Prabowo Tegaskan RI Siap Cabut Jika Melenceng
Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan ragu keluar dari Board of Peace (BoP) jika langkah-langkah bertentangan dengan prinsip dan kepentingan nasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Gabung BoP Opsi Paling Realistis Dukung Palestina, Prabowo Tegaskan RI Siap Cabut Jika Melenceng
Indonesia
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
PBNU nyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo membawa Indonesia bergabung dalam Board of Peace, upaya diplomasi strategis untuk membela Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Usai Bertemu Prabowo, PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian demi Lindungi Palestina
Bagikan