Headline

Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa: Kasus Rommy Bakal Jadikan PPP Partai Besar

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 16 Maret 2019
 Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa: Kasus Rommy Bakal Jadikan PPP Partai Besar

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (Foto: Antaranews.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan ditetapkannya Romahurmuziy atau Rommy sebagai tersangka oleh KPK merupakan cobaan dahsyat PPP menjelang Pemilu 17 April mendatang.

Suharso berharap kasus Rommy ini dapat membawa partai berlambang kabah menjadi partai yang lebih besar.

"Memang ini adalah cobaan yang maha dahsyat. Tapi mudah-mudahan cobaan ini akan membawa partai ini menjadi besar," kata Suharso di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3).

Suharso Monoarfa bersama para pengurus DPP PPP di Jakarta
Suharso Monoarfa bersama para pengurus DPP PPP di Jakarta (Foto: Antaranews)

Suharso berkeyakinan bahwa partainya akan lolos ambang batas parlemen sebesar empat persen. Lantaran PPP memiliki sejarah panjang dan mempunyai kader terbaik.

"Kami punya kyakinan karena kami punya kemampuan Kami punya sejarah yang panjang karena kami punya kader terbaik kami punya generasi penerus dari partai ini," tuturnya.

Suharso pun meminta kepada kader PPP jangan terus berkutat pada kesedihan dalam kasua Rommy.

"Tapi kami tentu tidak hanya hanya berhenti berputar dengan sebuah kesedihan kami harus mengubah musibah ini menjadi sebuah sebuah kesempatan," pungkas Suharso Monoarfa.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Polisi Tegaskan Tidak Ada Aksi Pembiusan untuk Ambil Organ Tubuh

#Muhammad Romahurmuziy #Suharso Manoarfa #Partai Persatuan Pembangunan (PPP) #KPK #DPP PPP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Indonesia
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Indonesia
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
KPK amankan 14 orang termasuk Sestama BNPB dalam OTT korupsi pengadaan barang dan dana bencana. Simak fakta lengkap dan respons BNPB di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Pengungkapan keberadaan PV berawal dari permintaan NACC Thailand kepada KPK untuk memverifikasi informasi mengenai keberadaan buronan tersebut di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Indonesia
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
KPK berikan ultimatum keras kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk penuhi panggilan penyidik terkait skandal suap HGB Summarecon.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Periksa Nusron Wahid Sebagai Saksi Hari Ini
Nusron Wahid diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN, Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Periksa Nusron Wahid Sebagai Saksi Hari Ini
Indonesia
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari mengakui menerima uang Rp550 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Bagikan