PKS Siap Transformasi Jadi Partai Lebih Inklusif dan Libatkan Generasi Muda

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 07 Juni 2025
PKS Siap Transformasi Jadi Partai Lebih Inklusif dan Libatkan Generasi Muda

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. Foto: Dok/PKS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, mengungkapkan sejumlah arahan dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS periode 2025-2030 terkait rencana gerak dan kerja partai dalam lima tahun ke depan.

Pada acara Penyembelihan Kurban PKS di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Sabtu (7/6), Sohibul menyatakan salah satu arahan utama adalah transformasi PKS menjadi partai yang lebih inklusif, dengan memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk non-Muslim.

“Memang PKS kedepan berkeinginan untuk jauh lebih memberikan pelayanan memberikan manfaat kepada masyarakat bukan hanya Muslim tapi juga seluruh rakyat indonesia yang non muslim sekalipun,” kata Sohibul.

Selain itu, DPTP PKS juga mengarahkan seluruh elemen partai untuk lebih aktif merekrut dan melibatkan generasi muda dalam berbagai aktivitas partai. Menurut Sohibul, hal ini penting untuk meningkatkan kinerja pelayanan partai kepada masyarakat.

Baca juga:

PKS Usul Pembentukan Pansus RUU Pemilu, Dorong Pengesahan Tahun ini

“(PKS) membutuhkan yang lebih fresh energi yang lebih besar dan untuk itulah maka kita ingin melibatkan sebanyak banyaknya generasi muda,” tutur dia.

Sementara itu, Presiden PKS, Muzzammil Yusuf menegaskan, bahwa dalam lima tahun ke depan, PKS berkomitmen mengembalikan semangat partai yang bersih, peduli, dan profesional.

Selain itu, PKS juga akan berupaya mewujudkan keadilan sosial sesuai sila kelima Pancasila, termasuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:

Almuzzammil Yusuf Terpilih Jadi Presiden Baru PKS

“Kami berikhtiar membantu pemerintah, apalagi kami berada di dalam koalisi. Semampu kami, melalui seluruh kader dan pejabat publik PKS,” tegas Muzzammil dalam kesempatan yang sama.

Melalui arahan strategis ini, PKS berharap dapat memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan bangsa, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan politik ke depan. (Pon)

#PKS #Partai Politik #Sohibul Iman #Almuzzammil Yusuf
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Bagikan