PKS Sayangkan Inkonsistensi Gerindra soal Kursi Cawagub DKI

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 22 November 2019
PKS Sayangkan Inkonsistensi Gerindra soal Kursi Cawagub DKI

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin. Foto: jakarta.pks.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin meminta Fraksi Gerindra untuk ikut serta membantu menyukseskan proses pemilihan wakil gubernur (Wagub) Wagub, bukan malah mempersulit dengan cara mengajukan nama baru.

Diketahui secara tiba-tiba Partai Gerindra mengusulkan empat nama kandidat cawagub DKI ke DPP PKS. Empat figur anyar itu yakni Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, dan Ketua DPP Partai Gerindra Ariza Patria.

Baca Juga

Gerindra: Dua Nama Wagub DKI Milik PKS Harus Dievaluasi

"Iya, jangan ada kesan menunda-nunda. harus ikut mensupport juga. kalau cuma soal bangun komunikasi ya, harusnya kan ini sudah ditanda tangani PKS dan Gerindra. Jadi, harusnya Gerindra juga bantu komunikasi," ujarnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Arifin. Foto: jakarta.pks.id

Tak hanya Gerindra yang dikritik, lanjut Arifin, pihaknya juga mendorong rekan dewan di Parlemen Kebon Sirih untuk segera menyelesaikan pengganti Sandiaga Uno. Menurut dia, lambatnya penetapan DKI merupakan tindakan zalim pada warga DKI.

"Kalau ditunda terus akan berdampak buruk terhadap pelayanan publik. Makanya kalau wakil rakyat menunda-nunda termasuk tindakan dzolim kepada masyarakat DKI," tutur dia.

Baca Juga

PKS Ngebet Dapat Jatah Kursi Wagub DKI

Arifin menyayangkan sikap tidak konsisten Gerindra yang notabene telah menyerahkan posisi Wagub ke PKS. "Masyarakat, media bisa menilai sendiri, begitu dua nama itu masuk ke DPRD, kita tidak mendapatkan support maksimal dari Gerindra," tegasnya.

Terakhir Arifin menuturkan, seharusnya sesama partai pemenangan Anies-Sandi Pilkada lalu harus saling mendukung dan melengkapi satu sama lain untuk membangun komunikasi kepada sesama anggota dewan di parlemen Kebon Sirih guna mempercepat proses pemilihan Wagub.

Baca Juga

Posisi Wagub DKI Kosong Lantaran Anies Tak Punya Kekuatan Politik

"Gerindra harus saling bantu untuk membangun komunikasi, membantu mempercepat proses pemilihan Wagub. Harapan kita begitu. Karenakan kita partai pengusung," tutup dia. (Asp)

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #PKS Gerindra Rebutan Wagub DKI #Wagub DKI Jakarta #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Wagub DKI Rano Karno Klaim Rumah Susun Jakarta Lebih Bagus daripada Singapura
Pasalnya, rusun di Jakarta memiliki fasilitas yang baik dan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Wagub DKI Rano Karno Klaim Rumah Susun Jakarta Lebih Bagus daripada Singapura
Bagikan