Gerindra: Dua Nama Wagub DKI Milik PKS Harus Dievaluasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 15 November 2019
Gerindra: Dua Nama Wagub DKI Milik PKS Harus Dievaluasi

Legislator DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik (dua kiri) dan Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko (kiri) dalam kegiatan reses di Kelurahan Pademangan Barat. (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan, dua nama kandidat calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang disodorkan PKS harus dievaluasi. Sebab, sudah lebih dari 14 bulan pemilihan pengganti Sandiaga Uno mandek di DPRD.

Dua nama Wagub DKI berasal dari PKS yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Baca Juga:

Reaksi PKS Nama Adhyaksa Dault Diusulkan Jadi Wagub DKI

Taufik juga mengungkapkan, lamanya pemilihan DKI 2 bukan disebabkan oleh Gerindra, penentuan jabatan nomor 2 di pemerintahan Jakarta tersebut ada di tangan DPRD.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama sejumlah elite PKS memasuki ruangan Rapat Koordinasi Nasional PKS. (ANTARA/Abdu Faisal)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama sejumlah elite PKS memasuki ruangan Rapat Koordinasi Nasional PKS. (ANTARA/Abdu Faisal)

"Kan barang ini ada di DPRD, makanya harus dievaluasi apakah orangnya atau apanya. Kalau enggak dievaluasi kan kita enggak tahu," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (15/11).

Maka dari itu, Gerindra selaku partai pengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 lalu mengajukan empat figur baru bursa Wagub DKI ke DPP PKS beberapa waktu lalu.

Empat nama anyar Gerindra yang diajukan ke DPP PKS sebagai cawagub DKI, yakni Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, dan Ketua DPP Partai Gerindra Ariza Patria.

Baca Juga:

PKS Diminta Pilih Satu Satu Cawagub dari Gerindra

Keempat nama ini lebih dulu diberikan ke PKS untuk mendapat persetujuan. Setelah kedua belah pihak sepakat, nama terpilih akan diteruskan ke DPRD DKI.

Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. Foto: MP/Asropih
Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Menurut dia, pengajuan nama ini sebagai upaya alternatif Gerindra untuk menggenjot proses pemilihan Wagub DKI. Diharapkan dengan nama-nama yang diusulkan Gerindra, pemilihan sosok pendamping Anies Baswedan bisa cepat diselesaikan.

"Iya makanya kan harus dievaluasi. Kalau kemungkinan orang, saya kasih namanya empat orang, pilih salah satu," tutup dia. (Asp)

Baca Juga:

PKS Ngebet Dapat Jatah Kursi Wagub DKI

#DKI Jakarta #Wagub DKI Jakarta #Politikus Partai Gerindra M Taufik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Sejumlah dekorasi bertema Halloween menghiasi kawasan pedestrian di depan Hotel Le Méridien, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Bagikan