PKS Ngotot Ingin Cawapres, Gerindra: Kalau Bisa Duduk Bareng
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Twitter/Gerindra)
MerahPutih.Com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menghormati sikap PKS yang ngotot ingin kadernya menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.
Akan tetapi, Muzani berharap PKS mau duduk bersama berdiskusi dan memutuskan siapa yang patut diusung.
"Apa yang diinginkan PKS kadernya jadi cawapres adalah sesuatu yang lumrah," kata Muzani di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (12/7).
Menurut Wakil Ketua MPR itu sangat wajar jika PKS menginginkan posisi tersebut mengingat kerjasama PKS dengan Gerindra sudah berjalan lama.
"Kami pahami itu, persahabatan Gerindra dan PKS sudah lama, PKS tunjukkan loyalitas dan kerjasama bagus dalam lima tahun terakhir," ujarnya.
Baca juga: PKS: Anies Lebih Baik Capres daripada Cuma Jadi Cawapres Prabowo
Apalagi, Pilpres dan Pileg nanti digelar bersamaan, sehingga tujuan PKS yang ingin mendapatkan efek coat tail di Pileg nanti dapat dipahami.
"Kami menghargai cara berpikir PKS," ucap dia.
Namun demikian, yang menjadi pertimbangan sekarang adalah bagaimana koalisi dapat duduk bersama dan bermusyawarah untuk mufakat.
"Bagaimana kami bisa sepakati prinsip-prinsip calon yang bisa dampingi prabowo, kalau bisa duduk bareng dan disepakati," tuntas Ahmad Muzani.(Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ahmad Muzani: Dua Partai Penguasa Bakal Bergabung dengan Koalisi Gerindra
Bagikan
Berita Terkait
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Nasibnya di Ujung Tanduk, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Terancam Dipecat Gerindra
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Budi Arie Mau Gabung Gerindra? Ahmad Muzani Bocorkan Syarat 'Gak Ribet' Jadi Anak Buah Prabowo