Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PKS Mesti Legowo, Elektabilitas AHY Lebih Moncer untuk Dampingi Anies

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 Juni 2023
PKS Mesti Legowo, Elektabilitas AHY Lebih Moncer untuk Dampingi Anies

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peluang Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendampingi Anies Baswedan sebagai calon wakil presiden (cawapres) cukup terbuka, dibandingkan dengan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebab melihat dari hasil sejumlah lembaga survei politik, nama AHY lebih menonjol dari anggota PKS, semisal nama yang dijagokan ialah Ahmad Heryawan atau Aher.

Dengan begitu, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), PKS mesti rendah hati dengan tidak menduduki posisi cawapres berpasangan dengan Anies.

Baca Juga:

Golkar Paling Diuntungkan Jika Koalisi Anies Bubar

"Kalau PKS legowo artinya PKS realistis, bahwa tidak ada kadernya yang cocok dan pas menjadi cawapres Anies. Karena menyodorkan nama Aher pun secara elektabilitas masih kalah oleh AHY," ujar Ujang di Jakarta, Selasa (6/6).

Artinya menurut Ujang, peluang untuk meraih kemenangan bagi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dapat diraih dengan segera menentukan sosok cawapres pendamping Anies Baswedan yang didaulat menjadi bakal calon presiden (bacapres) NasDem, PKS, dan Demokrat.

"Jika PKS legowo, maka peluang AHY jadi cawapresnya Anies cukup besar. Kalau PKS legowo, arah-arah cawapres Anies kelihatannya mengarah ke AHY," imbuhnya.

Baca Juga:

Survei LSI Denny JA: Jika Anies Gagal Nyapres, Prabowo Menang dari Ganjar

Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief meminta Anies Baswedan untuk segera memutuskan pasangannya dalam menghadapi Pemilu 2024.

Pasalnya ia memandang, elektabilitas Anies paling buncit dibandingkan dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, karena belum mengumumkan siapa cawapresnya.

"Cenderung menurun elektabilitasnya dugaan kami karena lambannya proses deklarasi (pengusungan cawapres)," ujar Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6). (Asp)

Baca Juga:

Survei SMRC: Ganjar Ungguli Prabowo-Anies di Pemilih Kritis

#Anies Baswedan #Agus Harimurti Yudhoyono #Pilpres #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
AHY menegaskan lonjakan harga tiket pesawat akibat kenaikan harga minyak dunia harus tetap dalam batas kewajaran. P
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Bagikan