PKS dan Gerindra Batal Rapat Hari Ini, Pengganti Sandi Masih Misteri
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno saat berada di Batu, Malang. (@sandiuno)
MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra batal melakukan pertemuan guna membahas percepatan sosok pengganti Sandiaga Salahuddin Uno, selaku mantan Gubernur DKI.
Sedianya perembukan untuk mengisi posisi nomor dua di Jakarta itu digelar pada Senin ini (14/1) pukul 18.30 WIB.
Rapat tersebut direncanakan bersama dengan tim seleksi kelayakan atau fit and proper test DKI 2.
Adapun tim seleksi DKI yakni dari Gerindra Wakil Ketua DPD Gerindra Syarif dan peneliti senior LIPI Siti Zuhro. Kemudian dari PKS Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI Eko Prasojo dan pengamat politik Ubedilah Badrun.
"Rencana rapat koordinasi antara pimpinan PKS dan Gerindra DKI Jakarta bersama Tim Panelis Fit & Proper Test yang sedianya akan dilaksanakan pada Senin ini, pukul 18.30 ditunda," kata Humas DPW PKS DKI Zakaria di Jakarta, Senin (14/1).
Zakaria menjelaskan, alasan kedua partai pengusung Anies - Sandi dalam Pilkada DKI 2017 lalu gagal melaksanakan rapat rembukan Wagub DKI lantaran sejumlah Pimpinan Gerindra DKI Jakarta ada kegiatan di luar kota.
"Ada kegiatan di luar kota. Informasi ini disampaikan oleh Gerindra DKI pada Ahad kemarin, 13 Januari 2018 melalui Bang Sulhy," tuturnya.
Sebelumnya, PKS dan Gerindra telah menggelar pertemuan di kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/2) lalu.
Dalam pertemuan itu keduanya sudah menyepakati jadwal pertemuan kembali terkait percepatan pemilihan sosok pengganti Sandiaga Uno.
"Sudah diungkap tadi, 14 Januari akan ada rakor panelis dengan pimpinan partai," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Syarif di kantor DPW PKS, Kemayoran, Jakarta. Rabu (9/1).
Dalam rapat tersebut, partai pengusung juga siap memberikan masukan kepada panelis kerangka dan materi untuk para kandidat. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Sekjen Gerindra Dukung Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya