PKS Ajukan Tiga Nama Wagub DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno
Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin (Foto: Twitter/Suhud Alynudin)
MerahPutih.Com - Partai Keadilan Sejahtera melalui Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin menyatakan pihaknya mengajukan tiga nama kader sebagai pengganti Sandiaga Uno untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Ketiga kader PKS itu adalah Ahmad Syaikhu, Mardani Ali Sera dan Triwisaksana atau Sani.
"Syaikhu, Mardani, Triwisaksana. Baru spekulasi. Kemungkinannya, tapi bisa aja last minute ada nama lain, kan enggak tahu," ujar Suhud saat dihubungi wartawan, Senin (20/8).
Menurut dia, ketiga kader itu merupakan kandidat kuat untuk menemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga masa jabatan.
"Prinsipnya, pendamping gubernur harus seorang yang mau duduk kerja, administrasi dari DKI, supaya gubernur lebih aktif. Kita usulannya, fokus kerja," jelasnya.
Disamping itu juga, Suhud menyakini, bahwa ketiga kader itu terkenal dengan sosok yang tidak kenal lelah dalam bekerja.
Beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar jika mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) akan mengisi jabatan Wagub DKI, karena ia telah resmi mengundurkan diri sebagai daftar caleg dari PKS. Namun, ia, membantah, Menurut Suhud, mundurnya Aher dari caleg karena ia mendapat tugas menjadi tim sukses di Pilpres.
Kemudian Aher juga melanggar UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016 pasal 7 Ayat (2) huruf n dan huruf o bila menjadi Wagub DKI. Pasalanya Gubernur dua periode tidak bisa kembali menjadi Wakil Gubernur.
"Pertama ada aturan yang tidak membolehkan. Pak Aher disiapkan membantu tim sukses Pilpres dan Pileg PKS. Dia sendiri fokus ke pemenangan," tutupnya.(Asp)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Lindswell Kwok Berencana Pensiun Setelah Asian Games
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
PKS Solo Kukuhkan Pengurus, Serukan Koalisi Beretika dan Bermartabat
Evaluasi Masih Bobrok, Legislator PKS Ingatkan MBG Berpotensi Jadi 'IKN Jilid 2'
Keracunan karena MBG Marak, DPR Tuntut Evaluasi Total Segera dari Segi Komunikasi Krisis hingga Regulasi
JITEX 2025 Bukukan Transaksi Rp 14,3 Triliun, Jakarta Tampilkan Daya Saing Ekonomi Global