Teknologi

PJJ Tetap Efektif dengan Adanya Inovasi Teknologi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 10 September 2021
PJJ Tetap Efektif dengan Adanya Inovasi Teknologi

PTM masih dibatasi. (Foto Unsplash/Kuanish Reymbaev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) masih terbatas di masa pandemi ini. Namun, orang tua tidak perlu khawatir. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap efektif dengan adanya inovasi teknologi.

Alta School hadir sebagai platform sekolah daring yang menggunakan inovasi teknologi agar PJJ berjalan optimal. Sekolah ini berkomitmen untuk mengembangkan metode pembelajaran yang didesain secara adaptif dan terpersonalisasi, tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan.

Baca Juga:

Anak Makin Antusias Mengikuti PJJ Lewat Video Animasi

“Alta School adalah sekolah yang mengusung metode blended learning dan mengedepankan konsep live teaching yang interaktif, adaptif, dan menyenangkan agar dapat menggali minat dan potensi anak secara maksimal," tutur Devi S. Gunawan, Kepala Sekolah Alta School dalam temu pers daring, Kamis (9/9).

Alta School menggandeng ruangguru agar PJJ optimal. (Foto: Istimewa)

Metode Blended Learning membuat PJJ tetap efektif karena adanya fitur-fitur yang amat membantu proses belajar dan mengajar. Fitur-fitur tersebut antara lain homebase project, offline activity with parent, tutoring class, kelas add on, life skill education, hingga learning kit.

Devi melihat masih ada tantangan-tantangan pembelajaran yang dihadapi saat ini dalam sistem pendidikan di Indonesia. Seperti tantangan yang dihadapi guru, orang tua, dan siswa dalam menjalankan PJJ.

Baca Juga:

Belajar Jarak Jauh Asyik Kok

Selain itu, mereka menyadari masih ada tantangan PTM terbatas dan segala peraturannya. Seperti siswa harus menjaga jarak 1,5 meter, selalu memakai masker medis, masuk kelas dengan tertib serta tidak banyak mengobrol dengan teman, dan sebisa mungkin tidak bersentuhan dengan teman.

Webinar mingguan membantu orang tua memahami perkembangan anaknya. (Foto: Unsplash/Ivan Aleksic)

Oleh karena itu, agar PJJ makin efektif, sekolah ini juga berkolaborasi dengan aplikasi pendidikan. Kolaborasi ini membantu siswa mengakses modul pembelajaran aktivitas mandiri melalui Learning Management System (LMS) baik di dalam aplikasi maupun browser.

“Akses ruangkelas yang dihadirkan sebagai sistem kelola belajar utama di Alta School, akan mempermudah guru dalam mengatur kegiatan belajar mengajar secara online, sehingga siswa dapat mengikuti rencana belajar yang sudah ditentukan dengan baik untuk tetap belajar secara efektif," ujar Anggini Setiawan, Head of Corporate Communication Ruangguru.

Fitur-fitur yang disediakan aplikasi pendidikan juga sudah dirancang sesuai dengan konteks kebutuhan para guru dan murid, sehingga harapannya bisa jauh lebih mudah untuk digunakan. Sekolah ini juga mengadakan webinar mingguan untuk membantu orang tua dalam memahami perkembangan anaknya. (mic)

Baca Juga:

Aplikasi Belajar Online, Solusi Sukses SBMPTN di Masa Pandemi

#Teknologi #Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Indonesia
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Hingga saat ini, pemerintah telah menyelesaikan sekitar 70 persen dari target awal revitalisasi 11.744 sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah dari TK hingga SMA
Lifestyle
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Amazfit memperkuat komitmen mereka dalam menghadirkan smartwatch sport-performance yang membantu pengguna berlatih lebih terarah.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Amazfit Rilis Seri Cheetah 2 Series di Indonesia, Pilihan Pas untuk Pelari Serius dan Atlet Endurance
Tekno
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
OPPO Find X10 Ultra kini makin tak tertandingi. Sebab, Vivo X500 Ultra mundur dari kamera telefoto 10x.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
Indonesia
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
KPK mengungkapkan bahwa penerimaan murid baru di sekolah masih diwarnai pungli. Temuan ini pun cukup miris.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Mendiktisaintek menjelaskan penutupan 122 program studi pada 2026 dilakukan atas usulan kampus. Mayoritas bertransformasi menjadi lebih relevan dengan industri dan teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Mendiktisaintek: 122 Prodi Ditutup pada 2026, Mayoritas Bertransformasi Sesuai Kebutuhan Industri
Bagikan