MerahPutih.com - Sampah Alat Peraga Kampanye (APK) masih ada dan berserakan di jalan ibu kota walau sudah lewat masa tenang kampanye dan gelaran pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meminta para peserta Pemilu untuk membersihkan jika masih ada APK yang belum ditertibkan.
Baca Juga:
Pembangunan 12 Tower Rusun Bagi ASN di IKN Sudah Capai 30 Persen
"Ya, yang bendera dan lain-lain kita kembalikan kepada mereka yang memiliki. Ada batas waktu harinya," kata Pj Heru Budi Hartono di Jakarta Selatan, Jumat (16/2).
Kendati demikian, Pj Heru memastikan bahwa sampah APK 90 persen sudah dibereskan oleh Satpol PP DKI, Bawaslu, KPU, TNI-Polri hingga para perwakilan peserta pemilu.
"Tapi secara umum 90 persen sudah selesai. Sudah clear di Sabtu, Minggu, dan Senin," tuturnya.
Kepala Dinas LH DKI, Asep Kuswanto menambahkan bahwa pihaknya mengolah kembali bambu yang dipakai untuk APK selama kampanye.
Selain bambu, pihaknya juga bakal mengolah sampah spanduk, banner dan sejenisnya yang saat ini sudah ditampung di TPS TB Simatupang, Jakarta Selatan.
"Itu kami cacah semua, untuk hasilnya jadi RDF (bahan bakar industri semen) lagi," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:

