PHS Saver Beri Perlindungan Kesehatan di RS Dalam dan Luar Negeri
Ilustrasi kama rumah sakit. (Foto: Unsplash/Martha Domin)guez de Gouveia
MerahPutih.com - PT AIA FINANCIAL (AIA) memperkenalkan Premier Hospital & Surgical Saver (PHS Saver). Solusi perlindungan kesehatan ini hadir dengan premi yang diklaim terjangkau.
PHS Saver membantu nasabah dalam mendapatkan akses layanan kesehatan dengan menghadirkan manfaat lebih dari proteksi.
Chief Marketing Officer AIA Kathryn Parapak mengaku sangat menyadari bahwa kesehatan adalah aset terbesar dalam kehidupan. "PHS Saver dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran dan menjaga nasabah selalu siap menghadapi tantangan kesehatan," ujarnya, dalam siaran pers diterima merahputih.com, Kamis (5/12).
PHS Saver memberikan akses perawatan medis di lebih dari 900 rumah sakit yang bisa menggunakan fasilitas cashless, baik di rumah sakit dalam negeri maupun luar negeri. Produk ini juga dilengkapi dengan layanan Personal Medical Management agar mendapatkan diagnosis lebih akurat.
Baca juga:
Alodokter Menuju Indonesia Sehat 2045, Siap Edukasi Masyarakat Pentingnya Program Skrining Kesehatan
Kemudian, terdapat juga fasilitas telekonsultasi medis online melalui Halodoc.
Untuk membantu nasabah mengadopsi gaya hidup sehat, PHS Saver juga dilengkapi dengan keanggotaan AIA Vitality, program kesehatan dan kebugaran berbasis sains yang dirancang untuk mendukung nasabah dalam membuat pilihan gaya hidup lebih.
Program ini memberikan insentif untuk lebih aktif, makan dengan baik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
PHS Saver memberikan limit tahunan hingga Rp 20 miliar dan dilengkapi dengan Limit Booster hingga Rp 50 miliar. “Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas dan bisa menerapkan gaya hidup sehat yang terproteksi," tutupnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya