PEVS 2024 Targetkan Transaksi hingga Rp 400 Miliar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Maret 2024
PEVS 2024 Targetkan Transaksi hingga Rp 400 Miliar

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung. (Foto: Antara/Adimas Raditya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 akan digelar pada 30 April hingga 5 Mei. Tak tanggung-tanggung, pameran kendaraan listrik ini menargetkan jumlah transaksi hingga Rp 400 miliar.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, selaku pihak penyelenggara, mengatakan optimismenya soal nilai transaksi di 2024 yang akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yang terealisasi mencapai Rp 289 miliar.

"Tahun ini kami menargetkan transaksi lebih dari Rp 400 miliar karena pameran akan lebih semarak kali ini," kata. Daswar saat konferensi pers PEVS 2024 dilansir Antara, Rabu (27/3).

Baca juga:

Pembebasan Pajak Impor Bisa Gairahkan Investasi Kendaraan Listrik

Lebih lanjut, Daswar mengatakan, penggunaan kendaraan listrik di masyarakat saat ini bukanlah hal yang baru, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.

Hal itu dibuktikan lewat data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pada 2023 tercatat sebanyak 12.248 unit mobil listrik digunakan oleh masyarakat, dibandingkan di 2022 sebanyak 8.562 unit. Sedangkan jumlah motor listrik di Indonesia pada 2023 tercatat sebanyak 62.409 unit, dibandingkan 2022 sebanyak 17.198 unit.

"Angka kenaikan penggunaan motor listrik mencapai 262 persen, sangat dahsyat. Kami optimistis PEVS 2024 kembali meraih kesuksesan yang lebih besar mengingat semakin tingginya minat masyarakat," ujarnya.

Baca juga:

Populasi Kendaraan Listrik Meningkat, Motor Naik 262 Persen

PEVS 2024 mengangkat tema 'The Leading EV Show In Indonesia'. Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) dan Dyandra turut berkolaborasi bersama Asia Bike Jakarta untuk menghadirkan pameran sepeda listrik terbesar di Asia Tenggara.

Pameran selama enam hari tersebut juga diisi berbagai acara, seperti EV Motorcycle Fun Race, Drone Show & EV Fire Extinguish, Buyers EVening Gathering, hingga Seminar and Talkshow.

Menurut Daswar, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di industri kendaraan listrik akan meningkatkan antusiasme masyarakat.

"Kolaborasi ini akan menghadirkan lebih banyak lagi brand untuk berpartisipasi. Adapun target 40 ribu pengunjung sehingga dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia," pungkasnya. (*)

Baca juga:

PEVS 2023 Resmi Ditutup dengan Total 30.700 pengunjung

#Mobil Listrik #Motor Listrik #PEVS
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Kejagung tegaskan motor listrik SPPG tidak akan disita meski pengadaannya diduga di-mark up Rp1,035 triliun oleh eks pejabat BGN.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
DPR Bakal Panggil Kepala BGN Minta Penjelasan Pembelian 20 Ribu Motor Listrik
Program ini tujuan utamanya adalah untuk memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia sehingga penggunaan anggaran harus fokus untuk tujuan utama
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
DPR Bakal Panggil Kepala BGN Minta Penjelasan Pembelian 20 Ribu Motor Listrik
Indonesia
Akui Terjadi Miskomunikasi, Menkeu Jamin Tak Ada Lagi Pembelian Motor Listrik MBG Tahun Ini
Menkeu mengira usulan pengadaan motor untuk kepala SPPG itu sudah ditolak, tetapi sebagian pengadaan ternyata tetap berjalan dan baru direalisasikan 2026 ini
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Akui Terjadi Miskomunikasi, Menkeu Jamin Tak Ada Lagi Pembelian Motor Listrik MBG Tahun Ini
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Bagikan