Properti

Pesona Vila Vanili di Tanjung Lesung

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 29 Mei 2021
Pesona Vila Vanili di Tanjung Lesung

Vila Vanili menawarkan investasi menarik. (foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI kawasan Tanjung Lesung, akan hadir sebuah megaproyek yang sangat unik. Proyek ini akan menjadi daya pikat wisata di kawasan Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Vila Vanilli dibangun di tanah seluas 200 hektare akan dikelola dua perusahaan, yakni PT Jaya Hunian Lestari yang mengelola vila estate dan PT Persaudaraan Anak Bangsa yang mengelola bagian plantation atau perkebunan vanilli.

"Vila Vanilli memiliki konsep perpaduan villa estate dengan perkebunan vanilli. Menariknya, yang kami miliki di sini merupakan perkebunan vanilli terbesar di Indonesia," jelas Direktur Operasional PT Jaya Hunian Lestari Beteng, saat ditemui Merahputih.com di kawasan Tanjung Lesung, Jumat (28/5).

BACA JUGA:

Jerry Hermawan Lo Optimis Dua Perusahaan Barunya Bisa Memajukan Tanjung Lesung

Dengan konsep tersebut, setiap vila di Vila Vanilli nantinya memiliki kebun vanilli masing-masing. Pada setiap vila, akan ada private pool yang akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi pemilik vila.

Tak hanya itu, menurut Beteng, kawasan ini pun akan menghadirkan World of Vanilla. Di dalamnya akan ada museum vanilla, pusat leisure, merchandise, dan sejumlah spot menarik lainnya.

vila vanili
Vila Vanili memadukan plantation dan villa estate. (foto: MP/Rizki Fitrianto)

“Kami akan buat nanti setiap unit minimal 2.500 meter persegi. Setelah penyelesaian masterplan, kami akan bangun. Diharapkan, akhir tahun ini sudah bisa dilaksanakan," tutur Beteng.

Para investor ditawari berbagai benefit menarik jika membeli vila di Villa Vanilli.

Benefit yang pertama, yakni area Vila Vanilli merupakan area yang akan menjadi pusat industri pariwisata di masa depan. Tentunya investasi tanah pasti akan berkembang.

Benefit yang kedua yakni adanya perpaduan antara villa estate dan perkebunan vanilli. Seperti yang diketahui, vanilli merupakan komoditas yang tidak mduah dan cukup mahal. Oleh karena itu, investasi ini akan bisa menghasilkan feedback yang baik.

Dengan kenaikan harga tanah cukup bagus, para ivnestor bisa mendapat hasil yang menjanjikan dari kebun vanilli. Jadi investasi di Vila Vanilli merupakan langkah yang tepat.

Untuk perkebunan pada setiap vila, para investor cukup membeli, nantinya PT Persaudaraan Anak Bangsa yang akan mengelola dan akan ada garansi untuk penjualan vanilli itu nanti.

vila vanili
Perkebunan dikelola secara komprehensif oleh tenaga ahli. (foto: MP/Rizki Fitrianto)

Untuk biaya pengelolaan kebun pada setiap vila, pemilik dikenai service charge. Namun, seluruh hasilnnya nanti akan menjadi milik pada investor yang membeli vila tersebut. Dalam pengelolaannya nanti, akan dilakukan para ahli di bidang vanilli dan tentunya hasilnya pasti sangat baik.

"PT Persaudaraan Anak Bangsa yang akan mengelola perkebunan vanili, mengolahnya, dan menjualnya sampai menjadi suatu hasil yang baik," ujar Direktur PT Persaudaraan Anak Bangsa Johan Sinalsal Sembiring, selaku .

Johan menambahkan, perkebunan di Vila Vanilli nantinya akan ditata sedemikian rupa, semenarik mungkin, dan tentunya akan menghasilkan keuntungan yang bagus bagi para pemilik vila dan kebun vanilla.

Jadi, Johan menyampaikan bahwa investor tak perlu ragu. Perkebunan vanilli di Vila Vanilli tidak hanya akan menjadi yang terbesar di Indonesia, tapi juga di dunia.

Pada area tersebut, imbuh Johan, akan dilengkapipabrik media tanam. Pihaknya menghasilkan sendiri bibit, dan segala kebutuhan perkebunandengan konsep yang komperhensif dan holistik.

Menurut Johan, harga vanilli di Indonesia juga cukup tinggi. Untuk kondisi-kondisi tertentu setelah diolah, harga vanili bisa mencapai sekitar USD 300 atau sekitar Rp 4,2 juta per kilogram.

Tumbuhan vanilli, mulai dari bibit hingga siap dipanen, membutuhkan waktu sekitar 2 tahun 8 bulan. Salah satu kunci keberhasilan perkebunan vanilli, yakni teknik budi daya pada penyiapan media tanam.

Tanaman vanilli membutuhkan sesuatu yang sifatnya organik. Karena itu, harus diberikan perhatian khusus kepada media tanam.

vila vanili
Vila Vanili menjadi investasi yang menarik. (foto: MP/Rizki Fitrianto)

Sementara itu, dalam hal sumber daya manusia (SDM) di PT Persaudaraan Anak Bangsa, Johan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan para lulusan IPB sebagai tenaga ahli utama.

Para ahli tersebut pun akan mendidik para petani vanilli, dari mulai metode budi daya dan seterusnya. Selain itu, PT PAB juga bekerja sama dengan sejumlah balai penelitian yang ada di Bogor.

"Salah satu yang nanti menjadi target kami, perkebunan vanili PT PAB yang ada di Tanjung Lengsung ini bisa menjadi referensi vanili dunia. Untuk itu, sangat dibutuhkan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan, lembaga penelitian, lembaga pendidikan, dan pemerintah," Jelas Johan.

Johan beharap bersama-sama bisa mengembalikan kejayaan Indonesia dengan rempah-rempah yang ada, seperti vanilli yang diharapkan bisa menjadi yang terdepan serta daya tarik tersendiri bagi Indonesia.(Ryn)

BACA JUGA:

Kecintaan Jerry Hermawan Lo terhadap American Akita Berbuah Manis

#Properti #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan