Jerry Hermawan Lo Optimis Dua Perusahaan Barunya Bisa Memajukan Tanjung Lesung

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 28 Mei 2021
Jerry Hermawan Lo Optimis Dua Perusahaan Barunya Bisa Memajukan Tanjung Lesung

Jerry Hermawan Lo, memberikan beberapa sambutan dan arahan di acara meeting koordinasi proyek Villa Vanilli Tanjung Lesung PT. Jaya Hunian Lestari dan PT. Persaudaraan Anak Bangsa. (Foto: MP/Rizki Fit

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA acara meeting koordinasi proyek Villa Vanilli Tanjung Lesung PT. Jaya Hunian Lestari dan PT. Persaudaraan Anak Bangsa yang digelar di Asoka Resort, Jumat (28/5), Owner JHL Group, Jerry Hermawan Lo, memberikan beberapa sambutan dan arahan kepada para pimpinan dan tim yang terlibat dalam proyek tersebut.

Dalam sambutannya, Jerry mengatakan bahwa Tanjung Lesung merupakan kampung halaman keduanya. Karena pada awal tahun 80-an, ia sering lalu lalang di kawasan sekitar Tanjung Lesung. Dari mulai Panimbang, Menes, Saketi, Malingping dan sebagainya. Sejumlah kawasan tersebut sering dikunjungi dan dilewati oleh Owner JHL Group tersebut.

Baca juga:

Rahasia Sukses Jerry Hermawan dalam Bisnis Mobil Jeep

Tapi sudah hampir sekitar 40 tahun Jerry memerhatikan kondisi Tanjung Lesung. Ia sedih karena tak banyak perubahan yang berarti. Ia hanya melihat perubahan pada jalan yang cukup bagus.

Melihat kondisi tersebut, Jerry merasa bingung mengapa sumber daya alam yang bagus tapi tidak bisa kembangkan. Karena itu ia memberikan sejumlah arahan agar kawasan Tanjung Lesung bisa maju.

Ada dua sektor yang akan dikembangkan JHL Group, yakni pariwisata dan agrobisnis. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Ada dua sektor yang akan dikembangkan JHL Group, yakni pariwisata dan agrobisnis. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Ada sejumlah faktor bila ingin bagus, bila sumber daya alam sudah baik, infrastruktur juga harus bagus, dan SDMnya saya liat perlu ditingkatkan agar bisa maju. Kemudian investasi yang masuk juga harus ada, karena tempat akan maju kalau ada investor," jelas Jerry Hermawan Lo pada sambutannya di Asoka Resort, Tanjung Lesung, Jumat (28/5).

Berangkat dari hal itu, JHL Group membuat dua perusahaan di Tanjung Lesung yang bergerak di sektor agrobisnis dan pariwisata. "Agrobisnis ini kita berencana menanam vanilli di 200 hektar lahan yang sudah kita beli," tutur Jerry.

Baca juga:

Kecintaan Jerry Hermawan Lo terhadap American Akita Berbuah Manis

Dengan adanya agrobisnis tersebut, Jerry menyebutkan bahwa perputaran uang yang biasanya hanya berada di kota dapat lari ke desa. Selain itu vanilli yang ditanam juga dapat diekspor. "Dengan begitu rakyat setempat akan mendapat peluang pekerjaan, dan mendapat pembinaan dari sejumlah tenaga ahli untuk mengembangkan sumber daya alam yang baik," katanya.

Dalam mengupayakan proyek tersebut, Jerry mengimbau jajarannya untuk berkonsentrasi di kawasan Tanjung Lesung dengan memberikan pelayanan terbaik dan secepatnya. Pada pengembangan bisnisnya di Tanjung Lesung, Jerry beharap semua masyarakat bisa berpikir maju, agar Indonesia menjadi negara kaya.

Jerry Hermawan Lo berharap mengembangan bisnis ini bisa memajukan pertumbuhan ekonomi warga sekitar Tanjung Lesung. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Jerry Hermawan Lo berharap mengembangan bisnis ini bisa memajukan pertumbuhan ekonomi warga sekitar Tanjung Lesung. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Ada istilah 5000 kilometer tidak akan tercapai bila tidak memulai langkah pertama, bisa tidak bisa harus bisa.
Menjadi Indonesia yang bisa mandiri dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa, kita coba ke SDM dan mencari investor," jelas Jerry.

Pada pidatonya, Jerry menyampaikan visi misi dari dua perusahaan yang ia dirikan di Tanjung Lesung, yakni membuka peluang kerja yang seluas-luasnya untuk masyarakat, memberikan pemasukan yang besar bagi masyarakat, serta mendatangkan wisatawan dan investor ke Tanjung Lesung.

Dengan sejumlah langkah untuk mengembangkan Tanjung Lesung, Jerry optimis kawasan tersebut akan jauh lebih maju pada sekitar 3-5 tahun ke depan. (Ryn)

Baca juga:

Memotret Bisnis Jerry Hermawan Lo

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Bagikan