Pesona Cadas Gantung Majalengka Sebagai Destinasi Baru Jawa Barat

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 19 Desember 2021
Pesona Cadas Gantung Majalengka Sebagai Destinasi Baru Jawa Barat

Panorama Cadas Gantung, Desa Mirat, Majalengka. (Foto: Jejaring Desa Wisata)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Desa Mirat namanya. Lokasinya di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di desa dengan kontur kawasan berbukit tersebut banyak destinasi wisata alam. Sebut saja obyek wisata Cadas Gantung, Tebing Jamparing, dan Goa Panangisan. Kekayaan alam tersebut membuat desa Mirat disebut Raja Ampatnya daratan.

“Bahkan, bentang alamnya sangat indah bila dilihat dari atas bukit banyak menyebutnya sebagai Raja Ampatnya daratan. Untuk itu, kami bersama pemerintah dan masyarakat Desa Mirat bekerja sama untuk memberdayakannya sebagai destinasi wisata unggulan,” tutur Kepala Pusat Riset PPD Unpad, Reiza D. Dienaputra, dalam acara pencanangan kawasan Desa Mirat menjadi Desa Wisata, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga:

Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Perjalanan Wisata akan Geruduk Istana Negara

Raja Ampat terkenal akan keelokan lautnya. Ikon tersebut coba disematkan kepada Cadas Gantung Majalengka dengan pesona daerah perbukitannya. Pencanangan tersebut ditandai dengan peresmian Tugu Destinasi Pariwisata Penanda Desa Mirat Sebagai Desa Wisata, bertempat di halaman Kantor Desa Mirat.

Menurut Reiza, desa Mirat tidak saja layak dikembangkan sebagai Desa Wisata berbasis sumber daya alam, tetapi juga sumber daya budaya, dan sumber daya buatan manusia atau Desa Pemajuan Kebudayaan.

cadas gantung
Menikmati keindahan panorama alam Cadas Gantung, Majalengka. (Dok. Disparbud Jabar)

Sementara untuk potensi budaya, upaya pengembangan akan diselaraskan dengan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (Ripparkab) Majalengka Tahun 2021-2025 yang baru saja dikeluarkan tanggal 26 November 2021.

Dalam Ripparkab tersebut, Kecamatan Leuwimunding, termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Seni Budaya Kreatif Jatiwangi dan sekitarnya, dengan tema primer seni budaya kreatif.

Salah satu destinasi wisata Desa Mirat adalah Cadas Gantung. Lokasinya di perbukitan memiliki ketinggian 500-750 mdpl. Wisata alam ini mulai terkenal di pertengahan tahun 2015 lalu. Objek wisata di puncak bukit ini tidak mudah dicapai. Tak heran jika tidak banyak orang mengunjunginya. Namun, justru rintangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri.

Perjuangan untuk menuju ke cadas gantung sangat melelahkan. Track sangat sulit sebab jalan setapak tanah dan bebatuan, dan jika hujan lumayan licin. Namun, sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan indah dan menyejukkan mata seperti persawahan terasiring. Ketika sampai lokasi, keindahan alam dari puncak membuat pengunjung semakin kagum dan tidak menyesal berkunjung.

cadas gantung
Seorang pelancong sedang berpose di kawasan Cadas Gantung. (Instagram @cirebonbrinbrin)

Universitas Padjadjaran melalui Pusat Riset Pengembangan dan Pemberdayaan Desa bersama Pemerintah Desa Mirat, Kecamatan Leuwi Munding, Kabupaten Majalengka, mencanangkan Desa Mirat sebagai Desa Wisata. .

Peresmian dilakukan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unpad Hendarmawan dengan disaksikan Kepala Desa Mirat Asep Sumekar, Kepala Pusat Riset PPD Unpad Reiza D. Dienaputra, Sekretaris Kecamatan Leuwimunding Ade Titi Juwarti, dan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Kabupaten Majalengka Adhi Setya Putra.

Reiza menjelaskan, Pusat Riset PPD Unpad telah melakukan kajian pengembangan Desa Mirat sebagai Desa Wisata dalam dua tahun terakhir. Dari hasil kajian, diketahui Desa Mirat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis sumber daya alam, sumber daya budaya, dan sumber daya hasil buatan manusia.

Baca juga:

Tren Wisata Membaik, Asuransi Perjalanan Diprediksi Meningkat

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Unpad tersebut menjabarkan, kajian potensi budaya dilakukan Pusris PPD Unpad berangkat dari pendekatan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dalam UU tersebut, ada sepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), di antaranya memerlukan pelindungan, pemanfaatan, dan pembinaan. Kesepuluh OPK tersebut, berupa manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus. Desa Mirat memiliki kesepuluh OPK tersebut.

cadas gantung
Panoram Cadas Gantung, Majalengka. (Instagram @infocrbcom)

“Karena itu, dengan potensi besar dimilikinya, Desa Mirat tidak saja layak dikembangkan sebagai Desa Wisata berbasis sumber daya alam, tetapi juga berbasis sumber daya budaya atau desa pemajuan kebudayaan,” ujar Prof. Reiza.

Sebagai upaya pengembangan jangka panjang, tim Pusris PPD Unpad telah menyusun Rencana Induk Pengembangan Desa Mirat Menjadi Desa Wisata untuk 25 tahun ke depan. Ada empat poin utama dalam rencana induk tersebut, meliputi pengembangan destinasi pariwisata, pengembangan industri pariwisata, pemasaran pariwisata, hingga kelembagaan pariwisata.

Baca juga:

Rencana Perjalanan ke Luar Negeri Kini Lebih Mudah

Rencana induk tersebut berlaku mulai 2022 hingga 2047. Pada tahap awal, kata Prof. Reiza, pihaknya telah menyiapkan program kerja periode lima tahun pertama, mulai tahun 2022 hingga tahun 2027. Pada tahap pertama, pengembangan desa di antaranya akan diarahkan untuk memiliki mesin pengolah sampah. Pembuatan instalasi pengolah sampah ini dilakukan Dosen Fakultas Peternakan Unpad Dr. Muhamad Fatah Wiyatna, M.Si.

“Melalui instalasi pengolahan sampah ini, Desa Mirat juga akan kita kembangkan menjadi destinasi wisata edukasi berbasis sampah,” ujar Reiza.

Dengan demikian, penguatan kawasan wisata Desa Mirat merupakan partisipasi aktif peneliti Unpad. “Kita juga akan ada tenaga ahli mengelola limbah pertanian dan peternakan dikaji melalui riset disertasi,” kata Reiza.

cadas gantung
Penandatanganan prasasti peresmian Desa Mirat sebagai Desa Wisata di halaman Kantor Desa Mirat, Kecamatan Leuwi Munding, Majalengka. (Dok. Unpad)

Sementara itu, Hendarmawan menyampaikan, pihaknya akan mengupayakan pengusulan pengadaan air untuk Desa Mirat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pengadaan air di Desa Mirat diharapkan akan memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga bagi upaya pengembangan sebagai desa wisata sejalan dengan Rencana Induk Pengembangan telah disusun.

Kesejahteraan Pengembangan desa wisata merupakan upaya penting. Hal ini merupakan upaya pembangunan desa secara berkelanjutan.

“Seperti semangat SDGs, sehingga berbagai potensi dimiliki Desa Mirat tidak hanya dimanfaatkan generasi sekarang, tetapi juga bisa dirasakan generasi akan datang,” ujar Reiza.

Ada catatan penting harus diperhatikan dari Desa Wisata. Kekayaan dimiliki tidak hanya dimanfaatkan sebagai destinasi wisata, tetapi harus terpelihara secara berkelanjutan. Jangan sampai pengembangan kawasan desa wisata akan berujung pada perusakan potensi desa.

Untuk itu, Pusris PPD Unpad berupaya untuk mengimplementasikan semangat pariwisata berkelanjutan. Integrasi kelestarian lingkungan dengan ekonomi harus tewujud.

Karena itu, kawasan pariwisata berkelanjutan diharapkan tidak hanya melestarikan kekayaan alam semata, tetapi memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Diharapkan pengembangan desa wisata ini menjadi bagian penting agar bisa menyejahetarakan masyarakat Desa Mirat,” kata Reiza. (Imanha/Jawa Barat)

Baca juga:

Tiket Pesawat Mahal, Pengusaha Perjalanan Wisata akan Geruduk Istana Negara

#Wisata #Pariwisata Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Bagikan