Dino Pati Djalal Berandai SBY Sampaikan Pesan untuk Jokowi yang bakal Purnatugas

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 26 September 2024
Dino Pati Djalal Berandai SBY Sampaikan Pesan untuk Jokowi yang bakal Purnatugas

Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.(foto: dok YouTube Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Joko Widodo akan purnatugas pada 20 Oktober mendatang. Sejumlah pesan mengalir kepada Jokowi agar transisi kekuasaan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto berjalan mulus. Salah satunya dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Dino yang dikenal dekat dengan Pesiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meminta Jokowi mengikuti pendahulunya itu dalam transisi kekuasaan. Menurut pandangan Dino, SBY, ketika diminta, setidaknya akan memberikan lima tips kepada Jokowi untuk mengakhiri jabatan dengan baik.

Dino menyebut Jokowi perlu menerima kenyataan bahwa era kepemimpinannya selama 10 tahun sudah berakhir. “Terimalah kenyataan ini dengan ikhlas dan bersyukur bahwa sudah memberikan yang terbaik. Ingat, legasi tak ditentukan survei sesaat, biarlah rakyat dan sejarah yang menilai,” kata Dino seperti dilansir dalam video Channel Youtube FPCI dikutip Kamis (26/9).

Dino juga menyarankan Jokowi tak mengambil keputusan strategis apa pun jelang purnatugas. Presiden Prabowo dianggap memiliki mandat sendiri yang sangat masif mengingat suara pemilih yang sangat besar saat Pemilu 2024. Prabowo tentu mempunyai agenda dan preferensi dan pilihan sendiri.

Baca juga:

Unggahan SBY Usai Bertemu Prabowo



“Kita tak boleh mengatur atau mengutak-atik atau memengarhuhi kebijakannya,” ungkap Dino.

Selanjutnya, Jokowi juga diingatkan jangan memosisikan dirinya sebagai patron terhadap Prabowo. “Ingat, sepanjang sejarah yang ada tak pernah ada presiden yang dipatroni oleh presiden sebelumnya,” imbuh Dino.

Hal lain yang perlu diperhatikan Jokowi ialah ‘masuk dengan baik keluar dengan baik’. “Kita masuk dengan cemerlang atau terhormat dan keluar dalam keadaan cemerlang dan terhormat. Ukuran sukses kita ialah kita mesti mewariskan Indonesia dalam kondisi yang lebih baik kepada presiden pengganti kita,” cetus mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat ini.

Hal yang paling penting ialah jangan sampai presiden merasa lebih besar daripada Indonesia sebab siapa pun yang melupakan hal ini akan dijegal sejarah.

“Presiden Soekarno yang berkuasa seumur hidup dijegal sejarah, Presiden Soeharto yang berkuda 32 tahun dijegal sejarah, Abdurahaman Wahid yang ingin membubarkan DPR juga dijegal sejarah,” pesan Dino.(knu)


Baca juga:

Jokowi Hargai Ketidakhadiran Megawati dan SBY Saat Upacara HUT RI di IKN

#Jokowi #SBY
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini berharap semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Bagikan