Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pesan BPIP untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 18 Januari 2021
Pesan BPIP untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo berharap, nantinya kepolisian dapat menjadi bagian penting dalam mengukuhkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

"Jadi polisi harus mampu mengambil bagian praktis yakni sebagai perekat ideologi di masyarakat,” kata Romo Benny dalam keterangannya, Senin, (18/1).

Baca Juga:

DPR Diminta Fokus Pada Tupoksi Kepolisian Saat Fit and Proper Test Listyo Sigit

Romo Benny juga mendorong agar Polri ke depan membangun kultur yang humanis. Dia mencontohkan, dari aspek keamanan, perlu mengaktifkan kembali jaga malam, kekerabatan bersama, dan sistem keamanan bersama.

"Di sinilah pentingnya dan kerja sama bersama masyarakat,” ujar Romo Benny.

Romo Benny juga menyinggung tentang peran polisi di Papua dalam upaya mengedukasi masyarakat. Menurut dia, polisi yang diterjunkan di Papua harus memiliki kemampuan menjadi guru untuk mengajari ilmu pengetahuan kepada masyarakat Papua.

“Jadi polisi sosial atau polisi humanis itu lebih banyak diterjunkan di Papua,” imbuh Romo Benny.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Romo Benny mengaku optimistis bahwa polisi yang humanis akan mampu menggerakkan masyarakat.
Oleh sebab itu, Romo Benny berharap Kapolri ke depan perlu menggerakkan polisi agar bersentuhan langsung dengan masyarakat Papua.

Romo Benny meyakini, kehadiran polisi di Papua dapat memungkinkan masyarakat Papua dapat tumbuh dan berkembang.

“Jadi pendekatannya lebih pada kultur atau budaya dan ekonomi,” ungkap Romo Benny.

Baca Juga:

Aktivis 98 Yakin Komjen Listyo Mampu Buat Polri Semakin Promoter

Korps Bhayangkara, kata Romo Benny, ke depan tidak hanya profesional tetapi juga harus memiliki pemahaman dan penguasaan terhadap teknologi. Pasalnya, kejahatan terbesar ke depan itu tidak lagi tradisional, melainkan kejahatan dengan menggunakan teknologi.

“Kejahatan ke depan itu informasi dan teknologi termasuk terorisme karena menggunakan teknologi tinggi. Oleh karena itu, pemahaman anggota Polri terhadap teknologi menjadi sangat penting,” pungkas Romo Benny. (Pon)

Baca Juga:

Listyo Sigit Bukti Regenerasi Polri Berjalan, Kompolnas: Sejarah Mencatat Ini

#Listyo Sigit Prabowo #Calon Kapolri #Kapolri #Romo Benny Susetyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Sinergi antarlembaga penting untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di bidang penegakan hukum dan keamanan.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Indonesia
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil Jaksa Agung dan Kapolri di tengah kasus eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Indonesia
Kapolri Temui Panglima TNI, Tegaskan TNI-Polri Solid sesuai Arahan Prabowo
Kapolri temui Panglima TNI di Cilangkap, Jakarta Timur. Pertemuan ini menjadi silaturahmi demi menjaga hubungan TNI-Polri.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Kapolri Temui Panglima TNI, Tegaskan TNI-Polri Solid sesuai Arahan Prabowo
Indonesia
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Pertemuan ini bukan karena ada masalah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Indonesia
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Hasil pertemuan dengan Jaksa Agung itu juga akan ditindaklanjuti jajarannya di tingkat provinsi dan kabupaten.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Yudhi yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di Katingan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Indonesia
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, bahwa pihaknya sudah membongkar kasus narkoba senilai Rp 10,4 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Polri Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp 10,4 Triliun, Kapolri Listyo: Selamatkan 89 Juta Jiwa
Bagikan