Merahputih.com - Alat berat melakukan pengangkutan gunungan sampah yang mengendap di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026).
Perumda Pasar Jaya menggandeng perusahaan jasa pengangkutan sampah B2B dengan menyewa 20 unit truk tambahan untuk menangani timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Upaya ini bagian dari langkah strategis mengikis gunungan sampah yang menumpuk di pasar tradisional terbesar di Jakarta tersebut.
Sejak 3 hingga 6 April 2026, Perumda Pasar Jaya berhasil menurunkan sebanyak 2.002 ton sampah. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto, menjelaskan bahwa total 112 truk dikerahkan untuk mengangkut sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
“Selain menggunakan armada internal, kami juga melibatkan pihak swasta untuk membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk,” ujar Agus. Ia menambahkan, setiap hari sekitar 20 truk berkapasitas 10–20 ton dikerahkan secara bergiliran untuk memastikan sampah di pasar dapat diangkut secara bertahap dan teratur.
Sebelumnya, pengelola Pasar Induk Kramat Jati mulai menangani penumpukan sampah secara bertahap sejak Jumat (3/4/2026), dengan pengangkutan yang dilakukan secara sistematis agar gangguan terhadap aktivitas pasar tetap minimal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kebersihan pasar sekaligus mengurangi potensi dampak lingkungan akibat timbunan sampah. (Foto: MP/Didik Setiawan).