Pertarungan Sengit Golkar dan PDIP Berebut Kursi Gubernur Jabar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 07 Agustus 2017
Pertarungan Sengit Golkar dan PDIP Berebut Kursi Gubernur Jabar

Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai selama tiga bulan terakhir untuk menentukan bakal calon gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018.

"Nah, tentu komunikasi politik kita lakukan sudah harus kita kerucutkan. Sehingga konfigurasi pasangan yang ada di Jabar meski sudah mendekati saat-saat yang final dan kita dari Partai Golkar berharap pada Agustus ini sudah harus kita selesaikan di Jabar," kata Idrus di kediamannya, Kavling DPRD, Jakarta Timur, Minggu (6/8).

Idrus mengaku, Partai Golkar tengah menjajaki kemungkinan koalisi dengan PDIP di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun, hingga kini komunukasi politik tersebut belum mencapai kesepakatan.

Idrus menegaskan bahwa Golkar tetap menginginkan Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Golkar Dedi Mulyadi untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar. Pasalnya, kata Idrus, kinerja Dedi saat ini cukup memuaskan.

"Nah, khusus Jabar saya kira hampir sudah final tinggal kita mencoba melakukan komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi untuk mempertemukan bagaimana agar pasangan dari partai Golkar dan PDIP nanti akan kita deklarasikan," kata dia.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto menegaskan, partainya bakal mengusung calon gubernur pada Pilgub Jabar 2018 mendatang.

Hal tersebut, lantaran partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menjadi pemenang Pemilu di Jabar pada pesta demokrasi 2014 silam.

"Tentu saja sebagai pemenang pemilu di Jawa Barat kami menargetkan Gubernur," kata Hasto dalam kesempatan yang sama.

Menurut Hasto, PDIP tidak akan kehabisan nama untuk mengusung calon di Pilgub Jabar. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih itu memiliki kader yang berkualitas untuk mengisi posisi Jabar 1.

"Kami punya beberapa opsi, ada anggota DPR dari PDIP, kepala daerah dari PDIP. Misalnya pak TB Hasanuddin, ada Sutrisno (Bupati Majalengka). Jadi, cukup banyak dalam konteks internal partai. PDIP tidak kekurangan stok nama. Karena partai terus melakukan kaderisasi kepemimpinan," kata Hasto.

Lebih lanjut Hasto mengungkapkan bahwa fit and proper test sudah dilakukan untuk menjaring calon yang berkualitas. Sehingga, penentuan nama calon tersebut bakal diumumkan dalam waktu dekat.

"Kami melihat dinamika politik pilihan rakyat serta bagaimana elektabilitas calon. Itu yang akan menjadi konsideran dalam mengambil keputusan politik," katanya.

Menyikapi pernyataan Hasto, Idrus pun tak mempermasalahkan, selagi belum mendapatkan titik kesepakatan.

"Saya kira bisa saja semua (menjadi Gubernur), Tapi persoalan (PDIP) itu kita enggak mau ikut campur. Tapi silakan PDIP kader terbaik yang mana? Sekali lagi, kami ingin Paslon itu berkontribusi untuk menang dan peran signifikan," timpal Idrus. (Pon)

Baca berita terkait Pilkada Jabar 2018 lainnya di: Megawati Minta Pengurus Partai Menangkan Pilgub Jabar 2018

#Golkar #PDIP #Pilgub Jawa Barat 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Bagikan