Persiapkan Asupan Nutrisi Sebelum Ikut Marathon di 2022
Persiapkan diri untuk lari marathon. (Foto: Pixabay/995645)
JIKA kamu berniat mengikuti perlombaan maraton sebagai aktivitas baru di tahun 2022, sebaiknya persiapkan diri sebaik mungkin agar hasil yang didapat maksimal.
Tapi bukan soal fisik saja yang harus diperhatikan, pelari juga penting untuk menjaga asupan makanannya agar bisa mengoptimalkan energi untuk ketahanan ketika berlari. Dilansir dari Antara, Jumat (31/12) berikut tips asupan nutrisi untuk persiapan lari bagi pemula.
Baca juga:
1. Hindari asupan karbohidrat berlebihan
Konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah secukupnya. Karena dengan mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengendalikan gula darah yang menjadi sumber energi penting otot dan hati saat melakukan aktivitas intensitas tinggi.
2. Maksimalkan asupan protein
Selain karbohidrat, protein juga sangat penting untuk tubuh sebelum lari marathon. Protein berguna sebagai asupan energi dan memperbaiki jaringan yang rusak selama latihan. Jumlah protein untuk tubuh yang disarankan sekitar 20-25 persen dari total asupan kalori harian.
Baca juga:
Berteman dengan Orang dengan Latar Belakang Berbeda Banyak Manfaatnya
3. Rutin konsumsi air putih
Air putih sangat penting dan menjadi strategi hidrasi di tiga bagian yakni pre-event, event, dan post-event. Sebelum berlari, disarankan untuk minum 240-300ml air mineral. Saat berlari, pelari harus minum seteguk/dua teguk air mineral pada setiap internal 15 menit tanpa menunggu rasa haus menyerang, karena haus adalah tanda dehidrasi.
4. Hindari lemat tinggi dan serat
Usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan berlemak seperti krim atau saos berat, makanan goreng, dan makanan yang dibuat menggunakan minyak atau mentega. Kemudian, hindari juga makanan berkategori tinggi serat seperti whole grain, kacang polong, dan sayuran silangan seperti kubis dan sawi hijau. (Yni)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo