Kesehatan

Tahun 2021, Kerja Bersama Edukasi Kesehatan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 31 Desember 2021
Tahun 2021, Kerja Bersama Edukasi Kesehatan

Sepanjang 2021, PT Johnson & Johnson Indonesia bekerja bersama memberi edukasi kesehatan.(foto: pexels-dio-hasbi-saniskoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT mendekati akhir 2021, banyak orang melakukan refleksi atas perjalanan setahun ke belakang. Sepanjang 2021, PT Johnson & Johnson Indonesia terus melaksanakan berbagai kegiatan sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan di Indonesia.

“Di saat merenungkan dan mengingat semua hal yang telah dicapai pada tahun ini, kami telah memberikan pengenalan yang baik kepada publik tentang komitmen Johnson & Johnson kepada masyarakat Indonesia. Terutama selama pandemi ini,” ungkap Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia Sawan Malik saat hadir dalam virtual media gathering, beberapa waktu lalu.

Sesuai dengan tema Celebrate the Ending and the New Beginning, PT Johnson & Johnson Indonesia tetap menjaga komitmen mereka untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan di Indonesia. Di tengah masa pandemi pada 2020, perusahaan telah melakukan berbagai kegiatan sebagai wujud nyata komitmen mereka.

BACA JUGA:

Formula Baru untuk Kulit Bayi Lembut dan Sehat

Tahun ini berbagai webinar pendidikan dan kampanye dilakukan untuk menciptakan kesadaran tentang berbagai masalah kesehatan, seperti kampanye TOSS TBC Virtual Run & Ride bersama Kementerian Kesehatan RI, kampanye kesadaran depresi, perayaan hari penglihatan dunia melalui webinar perawatan mata, dan program amal di tingkat regional dan lokal dengan Sight for Kids.

Selain itu,PT Johnson & Johnson Indonesia aktif memberikan edukasi seputar kesehatan, seperti pendidikan kebersihan menstruasi, serta memfasilitasi koordinasi penyedia asuransi tentang kebijakan manfaat melalui Dialog Kebijakan.

Dalam bidang teknologi kesehatan, PT Johnson & Johnson memberikan dukungan kepada perusahaan berbasis teknologi Tanah Air yang menggunakan model bisnis inovatif untuk layanan kesehatan berkualitas lebih mudah diakses oleh semua orang. Dukungan itu diberikan lewat program SEHAT Impact Accelerator.

Di saat bersamaan, perusahaan juga berusaha mewujudkan komitmen mendukung perempuan untuk berhasil di tempat kerja. Sebagai wujud nyata, di 2021, PT Johnson & Johnson Indonesia bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) mengadakan program pendidikan virtual bertajuk Women Career Class: Fresh Graduates Starter Pack to Enter the World of Work. Kegiatan itu sebagai upaya untuk menginspirasi siswa perempuan di tingkat akhir SMK untuk mengejar pendidikan tinggi dan karier di bidang sains, teknologi, teknik, matematika, manufaktur, dan desain. Pendidikan itu termasuk membekali mereka dengan soft skill dan keterampilan dasar untuk memasuki pasar kerja.

Lebih jauh, PT Johnson & Johnson memahami dampak pandemi terhadap kesejahteraan karyawan. Sejumlah langkah diambil untuk memastikan adopsi dan perbaikan lingkungan kerja yang cepat, baik secara fisik maupun mental, serta mendorong mereka untuk beradaptasi dan mengadopsi situasi kenormalan baru. Hal menekankan tagline perusahaan untuk menjadi employer of choice.

Dalam hal kepedulian terhadap lingkungan hidup, Johnson & Johnson juga berkomitmen penuh terhadap keberlanjutan. Oleh karena itu, perusahaan selalu mencari cara untuk memberikan dampak positif terbesar pada kesehatan planet. Sebagai aksi iklim untuk mengurangi jejak karbon, PT Johnson & Johnson Indonesia resmi menerima Renewable Energy Certificate (REC) yang diterbitkan Star Energy Geothermal pada awal Oktober 2021.

“Pandemi atau tidak, kami akan tetap melanjutkan komitmen kami untuk tahun mendatang,” kata Country Leader of Communications & Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia Devy Yheanne pada kesempatan sama.

“Melalui misi dan tujuan bersama, karyawan kami di seluruh dunia – termasuk di Indonesia – mendorong kami maju atas nama pasien, pelanggan, dan konsumen yang bergantung pada kami,” tutupnya.(dwi)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan