Perseteruan Amien Rais-Luhut, Din Syamsuddin: Ancam-Mengancam Gawat Itu
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Perseteruan antara Politisi Senior PAN Amien Rais dan Menko Maritim Luhut B Panjaitan menuai tanggapan banyak pihak.
Ketua Dewan Pertimbangan MUI sekaligus Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin ikut berkomentar adem terkait hal itu.
Dia mengatakan, sebaiknya perseteruan tersebut diselesaikan dengan cara musyawarah tanpa emosi apalagi dengan ancam-mengancam.
"Pak Amien itu yang kita kenal sudah menjadi wataknya begitu vokal, kritis, sehingga memimpin reformasi apalagi sudah punya jabatan di parpol," kata Din Syamsuddin di Jakarta, Kamis (22/3).
Meski begitu, Din mengaku tidak sepaham dengan subtansi kritikan Pendiri PAN tersebut, sebab menurutnya, kritikan yang baik seharusnya dilengkapi dengan data akurat. "Tapi itulah style Pak Amien yang kita kenal," imbuhnya.
Di samping itu, menurut Din, seharusnya Menko Maritim Luhut, tidak perlu terlalu reaktif terhadap kritik apalagi sampai ancam mengancam.
Sebab, menurut hematnya, ancaman seperti itu lebih pada kecenderungan ingin membungkam daya kritis.
"Presiden aja gak antikritik, nah bawahannya jangan antikritik. Kalau udah ancam mengancam gawat itu," pungkasnya. (Fdi)
Baca juga berita terkait di: Din Syamsuddin Sebut Perseteruan Amien Rais-Luhut Seperti Anak-Anak
Bagikan
Berita Terkait
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Eks Ketum Muhammadiyah Minta Presiden Prabowo Kendalikan Situasi, Imbau Ulama Tenangkan Warga
Luhut Puji Kekompakan SBY, Jokowi Hingga Prabowo di Tengah Ketidakhadiran Megawati
Dicalonkan jadi Dubes Jepang, Adik Luhut Tekankan Kerja Sama di Bidang Strategis
Luhut Sebut China Tunggu Perpres Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Ingin Segera Joint Study
Saksi Hidup 10 Tahun Jadi Pembantu Jokowi, Luhut: Jangan Mempersulit Pemerintahan Prabowo
Gibran, Fadli Zon Hingga Luhut Panjaitan Bakal Beri Materi ke Kepala Daerah
Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Jatah Dana Desa Mau Naik Jadi Rp 8 Miliar
Danantara Bakal Bikin Perusahaan Milik Negara Bekerja Lebih Efisien dan Transparan
Relawan Luhut Pandjaitan Dukung RIDO di Pilkada Jakarta