Headline

Perluasan Jalur Penerbangan Sipil China Bikin Taiwan Gerah

Eddy FloEddy Flo - Senin, 08 Januari 2018
Perluasan Jalur Penerbangan Sipil China Bikin Taiwan Gerah

AG600 buatan China, pesawat amphibi terbesar dunia, melakukan penerbangan perdana di Zhuhai, provinsi Guangdong, China (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perluasan jalur penerbangan sipil yang dilakukan China di Selat Taiwan membuat Pemerintah Taiwan gerah. Penguasa Taipei menyebutkan tindakan sepihak China sangat tidak bertanggung jawab karena mengancam keamanan di kawasan tersebut.

China membuka beberapa jalur udara, yang disengketakan, pada minggu lalu, termasuk jalur M503 di utara di Selat Taiwan, tanpa memberi tahu Taiwan, yang dinilai bertentangan kesepakatan pada 2015, saat kedua negara pertama kali membahas jalur penerbangan tersebut.

Taiwan layak mencemaskan tindak-tanduk Beijing belakangan ini. Sebab, setelah pembukaan jalur penerbangan sipil secara sepihak, Presiden China Xi Jinping pada akhir pekan lalu mengumpulkan sebagian tentara China dan membakar semangat mereka untuk tidak takut mati dalam berperang.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, pada Minggu (7/1) kemarin mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak hanya secara serius memengaruhi keselamatan penerbangan, namun juga merusak keadaan saat ini di selat Taiwan.

"Perubahan sepihak keadaan seperti itu, merusak ketenangan kawasan, bukan sesuatu yang akan dipandang baik oleh masyarakat internasional," kata Tsai dalam pernyataan.

Sebagaimana dilansir Antara Senin (8/1) Tsai meminta Beijing untuk memberikan prioritas untuk memulihkan diskusi teknis mengenai jalur penerbangan.

Dalam pertemuan itu Tsai juga mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas militer China di kawasan tersebut mengancam stabilitas keamanan kawasan.

Langkah Beijing datang saat China menekan program modernisasi militer yang mencakup pembangunan kapal induk dan jet tempur siluman untuk memberikan kemampuan proyeksi kekuatan jauh dari daratannya, dan meningkatkan apa yang mereka sebut "patroli pengepungan pulau" di dekat Taiwan.

Pada Kamis, otoritas penerbangan sipil China dalam pernyataan mengumumkan jalur baru mengatakan bahwa pesawat akan mengikuti jalur penerbangan yang diarahkan secara ketat.

"Beberapa tahun terakhir, penerbangan terjadwal untuk wilayah udara pantai Barat di selat tersebut telah meningkat dengan cepat dan penundaan menjadi lebih kritis. Dengan menggunakan rute M503 dan rute yang berdekatan, akan mengurangi tekanan lalu lintas udara yang ada saat ini," katanya.

China menganggap Taiwan sebagai provinsinya dan menghentikan komunikasi resmi dengan pemerintah Taiwan setelah Partai Progresif Demokratik yang berpihak pada Tsai berkuasa pada 2016. China menduga Tsai ingin mendorong kemerdekaan. Ia mengatakan ingin mempertahankan "status quo" dengan China dan bertekad memastikan perdamaian.(*)

#Taiwan #Xi Jinping
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis 'The Tao Exorcist', Film Horor Taiwan tentang Ritual Sesat dan Pengusiran Setan
Adegan pembuka The Tao Exorcist langsung menghadirkan teror yang mengusik. Film horor Taiwan ini memadukan ritual sesat, pengusiran setan, dan misteri orang hilang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Sinopsis 'The Tao Exorcist', Film Horor Taiwan tentang Ritual Sesat dan Pengusiran Setan
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Dunia
China-Taiwan Panas: Kapal Induk Terdeteksi, 7 Jet Tempur Langgar Zona Udara
Kementerian Pertahanan Taiwan mendeteksinya 24 pesawat dan tujuh kapal angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) beroperasi dekat wilayah mereka dalam 24 jam terakhir.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
China-Taiwan Panas: Kapal Induk Terdeteksi, 7 Jet Tempur Langgar Zona Udara
Indonesia
Belajar dari Taiwan, DPR Ingatkan Bekal Skill dan Sosial PMI Harus Diperkuat
Keberhasilan penempatan pekerja migran tidak hanya ditentukan kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga kesiapan sosial, budaya, dan komunikasi antarbangsa.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Belajar dari Taiwan, DPR Ingatkan Bekal Skill dan Sosial PMI Harus Diperkuat
Dunia
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
PM Takaichi menyatakan Jepang dapat merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Indonesia
Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu di Korea Selatan, Kedua Menlu Lakukan Pembicaraan Telepon
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meninggalkan Malaysia, Senin pagi seusai menghadiri sejumlah pertemuan di sela KTT Ke-47 ASEAN, di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak Minggu (26/10).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu di Korea Selatan, Kedua Menlu Lakukan Pembicaraan Telepon
Bagikan