Kesehatan

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 12 Januari 2020
Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak

Tumor otak salah satu jenis tumor yang paling serius. (Foto: Medical News Today)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KONDISI kesehatan yang satu ini tidak boleh dianggap remeh. Munculnya tumor di otak berasal dari jaringan otak itu sendiri, atau juga bisa berasal dari kanker organ lain yang menyebar ke otak. Beberapa faktor penyebab tumor otak diantaranya adalah usia, keturunan, dan mereka yang pernah menjalani radioterapi.

Oleh karenanya, risiko tumor otak akan semakin membahayakan jika tidak segera ditangani. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut tanda-tanda seseorang terkena tumor otak.

Baca juga:

Mencegah Kanker Kolorektar dengan Makanan Sehat

1. Sering merasa sakit kepala atau pusing

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak
Waspada jika seseorang sering mengalami pusing yang terlalu parah. (Foto: Pixabay/geralt)

Sakit kepala memang sering dialami setiap orang dan tidak banyak juga yang menyepelakan sakit kepala. Ya, karena hal tersebut sangat umum terjadi.

Tapi, jika rasa sakit tersebut sering terjadi dan terlalu parah, bisa jadi itu adalah tanda awal seseorang terkena tumor otak. Akan semakin parah jika sakit kepala disertai dengan kejang-kejang dan muntah berwarna kehijauan.

Gangguan ini biasanya terjadi ketika seseorang bangun di pagi hari. Gejala ini bisa menjadi stadium awal seseorang terkena tumor otak.

2. Pandangan kabur

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak
Pandangan kabur disebabkan karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di otak. (Foto: Eye Doctors in Mount Vernon)

Tumor otak terjadi karena tumbuhnya sel-sel pada bagian sekitar otak secara abnormal. Salah satunya adalah tumor di lobus oksipital dan lobus temporal di otak besar.

Maka, tak heran jika seseorang yang terkenda tumor otak akan sulit melihat. Hal tersebut dapat berpengaruh pada syaraf mata akibat adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Penglihatan akan semakin menurun seiring berkembanganya sel tumor tersebut.

3. Perubahan pada kepribadian atau ingatan

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak
Memori semakin hari akan semakin menurun. (Foto: Pixabay/JerzyGorecki)

Sudah sangat jelas ketika tumor otak menyerang maka perlahan memori yang disimpan akan menurun. Selain itu, seseorang akan sulit berkonsentrasi setiap hal yang dilakukannya. Ini disebabkan karena tumor yang menggerogoti syarak otak akan mengganggu jalan pikir seseorang.

Baca juga:

Sering Dianggap Sama, Tumor dan Kanker Ternyata Berbeda

4. Sulit berbicara

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak
Disebabkan karena area Wernicke dan Bronca terserang. (Foto: Pixabay/Pezibear)

Otak memiliki dua pusat bicara, yakni area Wernicke yang terletak di sisi kiri. Area ini memungkinkan kita untuk mengerti dan memahami ucapan. Sedangkan area Bronca yang terletak di sisi kanan mengaktifkan otot yang menciptakan suara. Ketika tumor otak menyerang, kedua area tersebut seringkali terhambat.

5. Kehilangan keseimbangan

Perlu Diwaspadai, Ini 5 Tanda Seseorang Terkena Tumor Otak
Hilangnya keseimbangan merupakan salah satu gejala silent multiple sclerosis. (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Jika seseorang merasa sulit berjalan, terutama saat keadaan gelap, ini bisa menjadi tanda awal yang dapat menyebabkan tumor di otak kecil, area otak yang bertanggung jawab untuk keseimbangan dan koordinasi tubuh. Hilangnya keseimbangan merupakan salah satu gejala silent multiple sclerosis. (And)

Baca juga:

AI Google Bisa Deteksi Kanker Payudara Lebih Akurat dari Dokter

#Kesehatan #Kanker Otak #Gejala #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan