Perlintasan Sebidang Berbatas Bambu yang Jadi ‘Pemicu’ Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi kini Dipasangi Besi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Perlintasan Sebidang Berbatas Bambu yang Jadi ‘Pemicu’ Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi kini Dipasangi Besi

Perlintasan Sebidang dekat Jalur Kereta Bekasi Timur.(foto: Merahputih.com/Kanu) Kanu Mp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAI memasang palang besi di perlintasan sebidang liar di Jalan Ampera, Kota Bekasi, dekat lokasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4) sore. Lokasi tersebut menjadi tempat taksi Green SM menerobos rel kereta sehingga membuat kecelakaan maut terjadi.

Pemasangan palang besi dilakukan beberapa petugas dari KAI. Pemasangan dilakukan dengan menancapkan patok besi sebagai penahan palang. Patok besi itu dipasang dekat dicor menggunakan semen. Patok besi ditancapkan di empat titik di kedua arah perlintasan sebidang.

Selama proses pemasangan, petugas KAI dibantu pihak Dishub, kepolisian, hingga TNI. Seluruh petugas bekerja sama untuk mengatur arus lalu lintas pengendara yang melintas di perlintasan sebidang tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pemasangan palang sebagai langkah jangka pendek dilakukan guna mencegah kecelakaan terulang. "Kita lihat jangka pendeknya dulu, lintasan-lintasan mana yang harus segera dipasangi palang pintunya," kata Dudy saat uji coba KRL relasi Bekasi-Cikarang, Rabu (29/4).

Baca juga:

Cegah Kecelakaan Kereta, Pemerintah Minta Warga tak Buat Perlintasan Liar


Dudy menyebut perbaikan palang pintu ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan pihak akan memberikan imbauan hingga penindakan berupa penutupan perlintasan sebidang liar.

"Jadi kami akan menertibkan semua lintasan-lintasan yang tidak berizin atau lintasan yang membahayakan bagi perjalanan kereta api. Jadi kita akan memperbaiki dan juga akan meminta supaya tidak ada lagi penambahan lintasan-lintasan baru lagi yang akhirnya akan menyulitkan," ujar Dudy.

Dudy menjelaskan solusi pembangunan underpass atau flyover tengah dipikirkan. Ia mengatakan masih diperlukan diskusi banyak pihak untuk solusi jangka panjang tersebut.

"Flyover maupun underpass itu kan butuh waktu. Jadi kita harus menyegerakan pemasangan palang-palang pintu tersebut. Proses untuk underpass maupun flyover itu masih akan butuh waktu," kata Dudy.(knu)

Baca juga:

KAI dan Kemenhub Perketat Keselamatan, Perlintasan Sebidang Jadi Fokus Utama




#Perlintasan Sebidang #Kereta Api #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Bagikan