Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton

Ilustrasi kereta api.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat keandalan infrastruktur perkeretaapian melalui Balai Yasa Jembatan Kiaracondong, Bandung. Sepanjang 2026, fasilitas tersebut telah menyelesaikan pembangunan satu jembatan baja sepanjang 40 meter berbobot 137,91 ton, sekaligus mengembangkan sejumlah alat inspeksi digital untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Vice President of Corporate Communication of KAI Anne Purba mengatakan seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.

“Pengembangan alat ukur dan peralatan kerja diarahkan untuk membantu petugas menemukan kondisi jalur lebih dini sehingga penanganan keselamatan dapat dilakukan secara tepat,” kata Anne dalam keterangannya, Senin (20/7).

Selain menyelesaikan jembatan baja tersebut, Balai Yasa juga telah merampungkan 16 komponen untuk empat jembatan di lintas Pekalongan–Sragi dengan total berat 3,236 ton. Di lain sisi, produksi peralatan keselamatan jalur juga terus berjalan.

Baca juga:

PT KAI Buka Pintu Balai Yasa Manggarai, Bisa Lihat Proses Modifikasi Kereta Modern



Hingga pertengahan 2026, sebanyak 760 mata pecok telah selesai diproduksi, sedangkan pengerjaan 75 set penyangga jembatan darurat telah mencapai 57,76 persen. KAI juga mulai mengembangkan sejumlah inovasi, seperti alat digital untuk mengukur gelombang keausan rel, alat pengukur keausan wesel, serta dongkrak rel berkapasitas 12 ton yang dirancang membantu pekerjaan perawatan jalur.

Menurut Anne, inovasi tersebut menjadi bagian dari transformasi Balai Yasa Kiaracondong menjadi Balai Yasa Jalan Rel dan Jembatan yang tidak hanya memproduksi komponen jembatan, tetapi juga mengembangkan berbagai peralatan inspeksi dan pemeliharaan jalur.

Selama periode 2023–2025, Balai Yasa Kiaracondong memproduksi 9.899 komponen dan peralatan yang digunakan untuk mendukung pemeriksaan, perawatan, hingga penanganan darurat pada jalur kereta api di Jawa dan Sumatra.(knu)

Baca juga:

92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya

#PT KAI #Kereta Api #Transportasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Dishub Jakarta Buka Layanan Call Center 24 Jam, Ada Keluhan Tinggal Hubungi 1500813
Call Center Dishub DKI Jakarta 1500813 akan diluncurkan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Minggu, 9 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Dishub Jakarta Buka Layanan Call Center 24 Jam, Ada Keluhan Tinggal Hubungi 1500813
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
Bukan Cuma Jakarta, MTI Minta Pemprov Banten Sediakan Transportasi ke Bandara Soetta
MTI mendesak Pemprov Banten untuk menyediakan transportasi ke Bandara Soetta. Sebab, Banten dinilai bergantung dengan Jakarta.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
Bukan Cuma Jakarta, MTI Minta Pemprov Banten Sediakan Transportasi ke Bandara Soetta
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Bagikan