Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perkara 'Sebat', ASN di Jepang Didenda Rp 166 Juta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Maret 2023
Perkara 'Sebat', ASN di Jepang Didenda Rp 166 Juta

Kebiasaan sebat menyebabkan seorang ASN di Jepang dijatuhi sanksi tegas. (Foto: Pexels/Basil Mk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI orang Indonesia, baik yang bekerja di kantoran sampai Aparatur Sipil Negara (ASN), istilah sebat menjadi suatu kegiatan yang dianggap lumrah. Di mana di luar negeri ini dikenal sebagai smoke break, yakni ketika kamu beristirahat sejenak sekitar 10-15 menit untuk merokok di tengah aktivitas.

Biasanya kegiatan ini dilakukan untuk melepas penat sembari menghisap satu dua batang rokok, atau saling bertukar pikiran dengan rekan kerja lainnya sebelum kembali bekerja. Namun aksi sebat ini ternyata memicu kerugian finansial yang fantastis bagi ASN yang ada di salah satu di wilayah Jepang.

Kabar ini datang dari seorang pegawai pemerintahan di Osaka Jepang. Seorang ASN di sana diketahui sudah mengumpulkan denda dengan total angka JPY 1,44 juta atau setara dengan Rp 166 juta.

Penyebabnya, dia diketahui merokok di saat jam kerja dengan total ribuan kali selama 14 tahun bekerja sebagai ASN. Langkah tegas ini diambil otoritas setempat terhadap ASN di Departemen Keuangan Prefektur Osaka yang berusia 61 tahun serta dua rekannya yang ketahuan nyebat.

Baca juga:

Kenali Dampak Merokok bagi Kesehatan Kulit

Otoritas di Pemerintahan Prefektur Osaka mengawali sanksi dengan memotong 10 persen gaji ASN yang ketahuan merokok di jam kerja. (Foto: Unsplash/Ahmed Zayan)

Mungkin di antara kamu yang memiliki kebiasaan smoke break saat bekerja memandang langkah dari pemerintah Osaka ekstrem. Namun sekadar informasi, sejak tahun 2008 sebenarnya Pemerintah Osaka sudah mengeluarkan larangan merokok di gedung pemerintahan serta sekolah.

Bahkan untuk mempertegasnya, di 2019 kembali dikeluarkan kebijakan yang melarang sepenuhnya ASN untuk merokok selama jam kerja di mana pun dia berada.

Sebagaimana dilansir dari The Straits Times, Minggu (26/3), otoritas di Osaka memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pemotongan gaji sebanyak 10 persen selama enam bulan terhadap ketiga ASN itu yang dianggap nekat usai berkali-kali mendapatkan peringatan untuk tidak merokok di lingkungan kerja.

Langkah ini diambil usai penyelidikan internal sejak September 2022, usai munculnya laporan dari ASN lainnya dengan ketiganya yang mendapatkan peringatan. Sayangnya, hal itu tak menghentikan kebiasaan mereka dengan ketiganya diketahui berbohong dan tetap merokok.

Baca juga:

Studi Ungkap Kesepian Sama Mematikan Dengan Merokok 15 Batang Per Hari

Satu di antara trio pelanggar merupakan ASN yang memiliki jabatan tinggi di Departemen Keuangan Osaka. (Foto: Unsplash/Jacon Capener)

Mungkin kamu berpikir dipotong 10 persen dari gajinya bukan sesuatu yang besar bagi ketiganya, tapi ASN paling senior di antara mereka yang berusia 61 tahun dan bisa dikatakan memang memiliki jabatan tinggi di lingkungan Departemen Keuangan Prefektur Osaka dijatuhkan hukuman paling berat.

Pasalnya, berdasarkan penyelidikan internal, ASN itu sudah melakukan pelanggaran terhadap undang-undang terkait pelayanan publik dengan total ada sekitar 355 jam dan 19 menit yang dia ambil selama lebih dari 14 tahun bekerja untuk sebat.

Aspek inilah yang memicu otoritas pemerintahan Prefektur Osaka menjatuhkan sanksi lebih berat kepada pria tersebut dan diminta untuk mengembalikan gaji senilai JPY 1,44 juta atau setara dengan Rp166 juta sebagai sanksi tambahan selain pemotongan gaji 10 persen. (aru)

Baca juga:

Lebih Bahaya Mana Vape atau Rokok Konvesional? Ini Kata Ahli

#Rokok #Jepang #Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Beralih ke Rokok Ilegal, Harga Harus Disesuaikan Dengan Pendapatan Kelas Menengah Bawah
Fenomena downtrading sendiri menjadi salah satu isu yang terus menjadi perhatian dalam pembahasan kebijakan cukai hasil tembakau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Warga Beralih ke Rokok Ilegal, Harga Harus Disesuaikan Dengan Pendapatan Kelas Menengah Bawah
Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Indonesia
Survei Temukan Ratusan Iklan Rokok Dekat Sekolah, Matraman Jadi Titik Terparah
Hasil survei penelitian IYCTC mendapati 99 persen iklan rokok luar ruang di Jakarta terpasang dalam radius 500 meter dari sekolah, melanggar PP Nomor 28 Tahun 2024 dan Pergub DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2015.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Survei Temukan Ratusan Iklan Rokok Dekat Sekolah, Matraman Jadi Titik Terparah
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Olahraga
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Jepang menatap laga penuh percaya diri setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, lewat skor 2-2
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Olahraga
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Hasil seri ini membuat konstelasi persaingan lolos fase gugur menjadi sangat ketat bagi seluruh penghuni Grup F
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Bagikan