MerahPutih.com - Media sosial tengah ramai dengan trendingnya ‘Peringatan Darurat Garuda Pancasila’ berlatar belakang biru. Bahkan, gambar ini belakangan dipakai dalam background beberapa acara konser musik.
Kemunculan gambar ini pasca adanya penolakan terhadap rencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merevisi UU Pilkada beberapa waktu lalu.
Pakar telematika Roy Suryo menilai, fenomena Peringatan Darurat ini menandakan ada yang tak beres dalam perjalanan demokrasi di Indonesia.
Baca juga:
“Beberapa media bahkan langsung mengkaitkan dengan polemik perubahan UU Pilkada akibat pembangkangan Baleg DPR-RI terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga menyinggung soal warisan dinasti Presiden Joko Widodo,” kata Roy dalam keteranganya di Jakarta dikutip Senin (26/8).
Selain itu, peringatan darurat ini disebut Roy juga bertujuan untuk mengingatkan kembali bangsa ini agar waspada. Menurut Roy kondisi negara kembali sedang tidak baik-baik saja sebagaimana kondisi bangsa ini jaman Orde Baru bahkan Orde lama silam.
Roy melanjutkan, fenomena Garuda Pancasila berlatar belakang biru justru menandakan bahwa patriotisme rakyat makin menguat.
Baca juga:
Ikut Aksi Peringatan Darurat, Reza Rahadian Sekak DPR Jegal Putusan MK Wakili Siapa
“Ini secara positif membangkitkan kembali semangat rakyat Indonesia yang tampak luntur alias tidak tampak bersemangat lagi melakukan gerakan sosial,” ungkap mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga ini.
Roy melihat, tagar ini adalah wujud dari kecintaan dan kepedulian terhadap situasi dan kondisi bangsa ini.
“Jadi jangan salahkan mereka yang menyuarakan kebenaran dan menolak segala akal muslihat yang terus menerus dilakukan saat ini,” tutup Roy. (Knu)