Olimpiade Paris 2024

Perenang China Pan Zhanle Pertajam Rekor Dunia, Dianggap Sesuatu yang Mustahil

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 02 Agustus 2024
Perenang China Pan Zhanle Pertajam Rekor Dunia, Dianggap Sesuatu yang Mustahil

Atlet renang China Pan Zhanle mempertajam rekor dunia dan meraih medali emas. (AFP/JONATHAN NACKSTRAND)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Atlet renang China Pan Zhanle mempertajam rekor dunia yang telah dicatatkan sebelumnya. Itu setelah finis 46,40 detik dalam persaingan gaya bebas 100 meter putra di Olimpiade Paris 2024, pada Rabu (31/7) waktu setempat atau Kamis WIB.

Ia melampaui rekor dunia 46,80 detik yang dibuatnya pada Februari di Doha. Catatan waktu itu mengantarnya meraih medali emas pertama renang bagi China di Olimpiade Paris 2024.

Atlet renang Australia Kyle Chalmers, peraih medali emas di Olimpiade Rio 2016, tertinggal 1,08 detik untuk meraih perak, sementara atlet Rumania David Popovici mengklaim perunggu.

Waktu yang dicatatkan Pan Zhanle dianggap sebagai sesuatu yang tidak mungkin oleh pelatih renang Brett Hawke.Brett, perenang mewakili Australia di Olimpiade 2000 dan 2004, menganggap rekor yang ditorehkan Pan tidak mungkin dicatatkan oleh manusia.

"Saya mau jujur, saya marah melihat renang itu, saya marah untuk beberapa alasan. Secara manusiawi, rekor itu tidak mungkin," kata laki-laki yang kini warga negara Amerika Serikat itu dalam video yang diunggah di Instagram, dikutip dari AFP, Kamis (1/8).

Baca juga:

Steven Spielberg hingga Tom Cruise Turut Hadiri Rangkaian Olimpiade Paris 2024

Brett, yang sempat membimbing perenang pertama yang memecahkan rekor 47 detik "sprint" gaya bebas Cesar Cielom, pun menyebut-nyebut legenda renang lain dalam argumennya terkait Pan, atlet dengan tinggi badan sekitar 190 centimeter.

"Saya berteman dengan para perenang tercepat dalam sejarah dari Rowdy Gaines, Alex Popov, Gary Hall Jr, Anthony Irvin hingga King Kyle Chalmers. Saya mengenal mereka secara intim, mempelajari cara berenang mereka pada 30 tahun terakhir. Saya memahami mereka dan saya pakar dalam hal itu karena itulah yang saya lakukan," kata pria berusia 49 tahun itu.

Menurut Brett, Pan tidak mungkin bisa mengalahkan nama-nama seperti Kyle Chalmers, David Popovici dan Jack Alexy.

Adapun rekor yang dipertajam Pan Zhanle meletupkan kembali isu doping di lingkungan tim renang China. Dugaan tersebut disemburkan oleh otoritas Amerika Serikat (AS) yang juga menuding badan antidoping WADA berusaha menutup-nutupi kasus tersebut.

Media ternama AS The New York Times melaporkan pada April 2024 ada 23 perenang China yang positif mengonsumsi zat terlarang yakni trimetazidine (TMZ) dalam sebuah kompetisi domestik pada akhir tahun 2020 dan awal 2021 menjelang OIimpiade Tokyo. Akan tetapi, Pan tidak termasuk di antara 23 perenang tersebut.

Pihak berwenang China menanggapi pemberitaan tersebut dengan mengatakan bahwa hasil positif terjadi lantaran kontaminasi makanan dan alasan tersebut diterima oleh WADA.

Namun, akibat hal itu, perenang China menjadi atlet yang paling banyak dites doping menjelang Olimpiade 2024.

"Pada tahun lalu, saya menjalani 29 tes dan tidak pernah positif. Saya pun sudah dites setelah lomba," ujar Pan setelah torehan rekor dunianya. (*)

#Renang #Olimpiade #Olimpiade Paris 2024 #China
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kuliner
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Video terverifikasi memperlihatkan sejumlah orang mencelupkan kubis ke dalam larutan sebelum memasukkannya ke truk untuk diangkut.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Sawi Putihnya Dikabarkan Diawetkan dengan Formaldehida, China Gerak Cepat Gelar Penyelidikan
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Indonesia
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
"Hubungan antara Indonesia dan Tiongkok itu berlangsung dengan sangat akrab dan kita akan komitmen untuk meningkatkan kerja sama ini," jelas Sjafrie.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
Indonesia
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
7 ABK WNI di Kapal MV Star Janet alami keterlambatan gaji setelah kapal rusak di Zhuhai, China.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
Dunia
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Peluncuran roket Long March 7A milik China yang membawa satelit ChinaSat-4B berakhir gagal akibat anomali penerbangan di Hainan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Bagikan