Relationship

Perempuan Juga Boleh Mulai PDKT Duluan Kok

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 05 Maret 2021
Perempuan Juga Boleh Mulai PDKT Duluan Kok

Ada keuntungannya jika perempuan melakukan PDKT. (Foto_ Pixabay_ GabrielFerraz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ZAMAN sudah berubah. Begitu juga aturan dalam memulai hubungan. Di masa kini, tak hanya laki-laki saja yang boleh mulai PDKT lebih dahulu.

Dulu sih, perempuan hanya menunggu sang pangeran berkuda datang untuk menyatakan cinta. Eitsss, tapi itu waktu dulu zaman kakek dan nenek kali ya. Kalau sekarang sih bebas saja jika laki-laki atau pun perempuan yang mau melakukan pendekatan terlebih dahulu.

Seperti disebutkan Farfrombasyc.com, mayoritas perempuan mungkin akan menolak jika disuruh untuk mengambil langkah pertama ketika PDKT. Tapi tahu kah kamu? Ternyata ada untungnya juga loh perempuan berani untuk melakukan PDKT kepada laki-laki yang ditaksir.

BACA JUGA:

Cara Unik Tipu Istri Saat Beli PlayStation 5

1. Tidak penasaran

woman
Terhindar dari rasa penasaran. (Foto_ Pixabay_ RobinHiggins)

Duh capek deh nunggu chat dari si gebetan. Rasanya penasaran sekali dengan kegiatan sehari-hari yang biasa dia lakukan. Terlebih, kamu hanya bisa ngobrol ketika diajak kencan sehingga cukup lama untuk mengetahui karakternya seperti apa. Namanya juga masih PDKT, semua serba tarik ulur. Tapi jika berani melakukan pendekatan, kamu bisa lebih cepat mengenal karakternya.

2. Tidak salah pilih

doors
Minim risiko memilih pasangan yang salah. (Foto_ Pixabay_ qimono)

Sudah bukan zamannya menunggu ada laki-laki yang menyukai dirimu. Sekarang sah-sah saja kok jika kamu mau memilih laki-laki yang memang sesuai dengan kriteria. Apalagi memilih jodoh perlu melihat bibit-bebet-bobot. Jangan sampai kamu terjebak dengan orang yang salah di dalam pernikahan.

3. Memudahkan laki-laki

man
Sebagian laki-laki malu untuk melakukan pendekatan. (Foto_ Pixabay_ GiselaFotografie)

Kata siapa semua laki-laki sudah pasti akan mengambil langkah pertama dalam PDKT? Tak sedikit lho dari mereka yang memiliki karakter pemalu sehingga tidak berani mendekati perempuan yang sedang ditaksir. Jika ternyata kamu menyukai laki-laki yang pemalu, siap-siap untuk PDKT duluan ya!

4. Tidak ada kata terlambat

time
Menemukan sosok yang tepat di waktu yang tepat. (Foto_ Pixabay_ anncapictures)

Sering kali, karena terlalu lama menunggu, kamu malah terlambat untuk menemukan pasangan yang terbaik. Daripada menyesal, tidak ada salahnya kok mencoba untuk PDKT. Dengan begitu, kamu bisa memilih sosok yang benar-benar menyayangimu dengan tulus. (mar)

#Relationship #Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Bagikan