Perdagangan Volume Trading Pintu Meningkat, Tokenisasi Aset Jadi Primadona Baru

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 16 Maret 2026
Perdagangan Volume Trading Pintu Meningkat, Tokenisasi Aset Jadi Primadona Baru

Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad (Pintu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pintu terus memperkuat posisi sebagai platform investasi unggulan dengan menambah pilihan tokenisasi aset seperti saham global, ETF, dan komoditas guna memenuhi permintaan pasar crypto yang semakin dinamis.

Inovasi ini memungkinkan pengguna di Indonesia memperdagangkan lebih dari 30 aset tertokenisasi, mulai dari emas, perak, hingga saham teknologi ternama dunia hanya dalam satu genggaman.

Baca juga:

Pintu VIP Resmi Meluncur, Manjakan Investor Kripto dengan Layanan Premium Berstandar Global

Lonjakan Signifikan Trading Volume Tokenisasi Aset

Tren investasi pada aset yang ditokenisasi menunjukkan performa luar biasa di awal tahun 2026. Berdasarkan data internal PT Pintu Kemana Saja (Pintu), kategori ini mencatatkan kenaikan minat yang sangat tajam dari sisi partisipasi pengguna maupun nilai transaksi.

Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad mengungkapkan, kategori tokenisasi aset di aplikasi Pintu menunjukkan performa yang signifikan pada Februari 2026.

"Kami mencatat lonjakan trading volume per pengguna sebesar 45% dibandingkan bulan sebelumnya dan disertai pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18% di periode yang sama. Data ini menunjukkan semakin besarnya minat pengguna untuk mengakses aset global melalui tokenisasi," jelas Iskandar.

Favorit Investor: NVDAx, AAPLx, hingga GOOGLx

Kehadiran tokenisasi Real World Asset (RWA) memberikan fleksibilitas bagi investor untuk melakukan diversifikasi portofolio secara terukur. Hingga saat ini, saham-saham teknologi raksasa masih mendominasi pilihan utama para pengguna di platform Pintu.

"Tiga aset yang menjadi favorit pengguna untuk diperdagangkan saat ini adalah NVDAx (NVIDIA), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). Tingginya aktivitas pada aset-aset tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap saham-saham teknologi global unggulan," tambah Iskandar.

Baca juga:

10 Aset Tokenisasi Global Terbaru Kini Siap Diperdagangkan di Pintu

Pertumbuhan ini sejalan dengan data global dari Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026, di mana pasar token RWA mencapai nilai fantastis sebesar US$26,54 miliar atau setara Rp450,49 triliun. Dengan pengawasan ketat dari OJK, Pintu berkomitmen menyediakan akses investasi yang aman dan praktis bagi masyarakat luas.

"Melalui listing tokenisasi aset ini, Pintu ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna untuk menjangkau berbagai aset global dalam satu aplikasi yang aman, praktis, dan teregulasi. Kami berharap masyarakat dapat mengeksplorasi peluang ini secara bijak," tutup Iskandar.

#Investasi #Layanan Digital #Keuangan Digital #Literasi Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Secara spesifik, tokenisasi aset seperti Nasdaq (QQQX) dan SP500 (SPYX) mengalami kenaikan pesat
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Transaksi Tokenisasi Aset Saham AS Sepanjang Semester I-2026 Meningkat Tajam
Berita
Sektor Tokenisasi Aset RWA Meroket Rp 533 Triliun, Solusi Investasi Murah Generasi Baru
Kepastian hukum instrumen finansial ini di Indonesia pun sudah mengantongi lampu hijau
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Sektor Tokenisasi Aset RWA Meroket Rp 533 Triliun, Solusi Investasi Murah Generasi Baru
Indonesia
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Menlu Qatar juga membahas rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Fashion
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Emas kini dinilai sebagai pilihan aman untuk melindungi aset. Milenial dan Gen Z mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Lainnya
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Pengguna dengan kemenangan beruntun dapat melanjutkan ke babak berikutnya tanpa mengurangi kredit game
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pengusaha jangan Diperas dan Dipersulit Terus
Menurut Presiden, pemerintah tidak boleh justru membebani dunia usaha melalui proses yang lambat, birokratis, atau membuka ruang bagi pungutan liar.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pengusaha jangan Diperas dan Dipersulit Terus
Indonesia
Prabowo Bakal Kesulitan Kejar Pertumbuhan 6,5 persen di 2027 Tanpa Dukungan Swasta
Mendukung berbagai program prioritas dan program vital, belanja negara dalam APBN 2027 direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo Bakal Kesulitan Kejar Pertumbuhan 6,5 persen di 2027 Tanpa Dukungan Swasta
Indonesia
Buka Pintu Investasi, Pemprov DKI bakal Terbitkan Obligasi Daerah Tahun Depan
Skema ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki tabungan atau dana investasi untuk ikut berinvestasi dalam pembangunan Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Buka Pintu Investasi, Pemprov DKI bakal Terbitkan Obligasi Daerah Tahun Depan
Indonesia
Kompleksitas Aturan dan Birokrasi Hambat Investasi di Indonesia
deregulasi juga harus tetap menjaga kualitas pengawasan, perlindungan lingkungan, dan kepastian hukum agar tidak berubah menjadi liberalisasi tanpa kontrol.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Kompleksitas Aturan dan Birokrasi Hambat Investasi di Indonesia
Bagikan