Percikan Api Las Penyebab Pabrik Gula Madukismo Terbakar

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 15 Februari 2016
Percikan Api Las Penyebab Pabrik Gula Madukismo Terbakar

ilustrasi kebakaran.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pabrik gula terbesar di Yogyakarta, Madukismo dilalap si jago merah. Belum diketahui berapa kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Belum tahu kerugiannya. Masih dilihat dulu," kata Wanto, salah seorang pengelola harian pabrik, kepada wartawan, di Desa Padokan, Kasihan Bantul, DI Yogyakarta, Senin (15/2).

Peristiwa bermula saat salah seorang karyawan mengelas mesin pengolahan. Namun, percikan api menyambar bahan bakar terdekat. Dengan cepat api membakar benda-benda yang mudah terbakar di sekitarnya. Sebelum kedatangan pemadam kebakaran dinas pemadam kebakaran kab Bantul, karyawan sempat berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak berhasil. Api dapat dijinakkan saat tiga mobil dinas kebakaran tiba. 

"Sekarang sudah aman. Hanya saja bekas kebakaran belum dirapikan. Semua masih perbaikan," imbuhnya.

Wanto menjelaskan, saat ini pabrik memang dalam perbaikan mesin, sehingga banyak proses pengelasan.

"Kita mau buat pengolahan tebu langsung jadi gula," imbuhnya.

Pabrik gula Madukismo merupakan pabrik gula terbesar di Yogyakarta. Pada saat era Belanda, pabrik ini bernama pabrik gula Padokan. Namun, Belanda menghancurkan sumber mata pencaharian warga sekitar ini. Pada 1955, Sri Sultan HB IX mendirikan kembali pabrik dengan mengubah nama menjadi Pabrik Gula Madukismo. (fre)

BACA JUGA:

  1. Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Mobil Terbakar di Cawang
  2. Kebakaran Hebat Baru Saja Melanda Bintaro
  3. Banjir, Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Terjunkan Puluhan Personel
  4. Pemerintah Akui Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan
  5. Lari dari Kebakaran Hutan, Orangutan ini Malah Dilempari Batu oleh Warga
#Pabrik Gula Madukismo #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Bagikan