Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pendidikan

Perbankan Lanjutkan Komitmen untuk Pendidikan di Indonesia

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 12 Februari 2022
Perbankan Lanjutkan Komitmen untuk Pendidikan di Indonesia

Diharapkan mampu menambah wawasan bagi peserta dan dapat diimplementasikan. (Foto: Unsplash/Jaredd Craig)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK melanjutkan komitmen dalam mendukung pendidikan Indonesia, Bank Swasta mengadakan acara sosial tahunan bertajuk Unite for Education (UFE) Sustainability Forum ke-11 dengan tema Making a Difference. Acara ini bertujuan untuk menciptakan forum berkelanjutan dan mengadvokasi pendidikan yang lebih baik.

Tahun ini, UFE terdiri dari dua rangkaian acara yang dilakukan secara daring, yaitu Bootcamp yang diperuntukkan khusus bagi para mitra dan diselenggarakan sejak 16 Desember. UFE merupakan salah satu bentuk upaya perbankan dalam mengembagnkan ekosistem pendidikan berkelanjutan. Tidak hanya itu, acara ini juga ingin mendorong adanya kolaborasi antara para pemangku kepentingan.

Tema yang diangkat merupakan tema edukatif dan menarik dengan bertumpu pada tiga pilar utama, Sustainability, Education, dan Empowerment. Tema dan materi ini diharapkan mampu menambah wawasan bagi peserta dan dapat diimplementasikan guna memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.

Baca juga:

Pintek Luncurkan Kampanye untuk UKM Pendidikan Indonesia

Perbankan Lanjutkan Komitmen untuk Pendidikan di Indonesia
Unite for Education- Sustainability Forum ke-11 - Making A Difference. (Foto: PermataBank)

"Unite for Education Sustainability Forum semakin menegaskan komitmen kami dalam menjadi agen perubahan yang berarti bagi para stakeholder kami memiliki visi dan semangat yang sama. Kami terus berupaya untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, inklusif dan memberdayakan untuk pendidikan Indonesia," ungkap Meliza M. Rusli, Wakil Direktur Utama PermataBank, dalam keterangan yang diterima, Kamis (10/2).

Baca juga:

Google Doodle untuk Ibu Kasur, Tokoh Pendidikan Indonesia

Perbankan Lanjutkan Komitmen untuk Pendidikan di Indonesia
Demi pendidikan Indonesia yang lebih baik. (Foto: Unsplash/Compare Fibre)

Senada dengan Meliza, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito mengatakan edukasi dan inklusi ini adalah hal yang perlu dicermati bersama dalam mengurangi kesenjangan yang ada.

"Kita harus bersama-sama untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan harus memiliki kesadaran berkelanjutan sehingga kedepannya akan terwujud Green Energy, Green Taxonomy, dan Green Financing. Kami berharap dapat konsisten mendorong berbagai pihak untuk bahu membahu meningkatkan inklusi keuangan masyarakat," ungkapnya.

Sejak awal penyelenggaraannya, UFE telah melibatkan lebih dari 25 ribu peserta, sekitar 30 komunitas, dan 57 pembicara inspiratif dari seluruh Indonesia. Tahun ini akan menggelar kegiatan selama dua hari secara dari pada 10-11 Februari 2022 yang menghadirkan Mustika Wijaya selaku Founder sekaligus Executive Director dari Solar Chapter, Tety Sianipar selaku Co-Founder sekaligus CTO dari Kerjabilitas.id, hingga Stela Nau, Founder dari NTT Muda. (and)

Baca juga:

Pintek Mendapatkan Debt Facility untuk Dukung Ekosistem Pendidikan Indonesia

#Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Indonesia
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Kemendikdasmen membuka Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 mulai hari ini hingga 25 Juli.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Bagikan