Perang Terbuka PSI ke Anies Baswedan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 23 Desember 2021
Perang Terbuka PSI ke Anies Baswedan

Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha. (ANTARA/HO-PSI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut sudah melakukan "perang terbuka" terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak 2017 lalu. Teranyar, PSI kembali menyerang Anies lewat pidato sang Ketua Umum Giring Ganesha.

Giring saat acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 PSI, Rabu (22/12), menegaskan partainya tak mau pengganti Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024 nanti memiliki karakter pembohong dan memiliki rekam jejak pernah dipecat dalam bekerja.

"Sejak 2017 lalu PSI sudah melakukan perang terbuka," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin kepada Merahputih.com, Kamis (23/12).

Baca Juga:

Giring Sang Penggerus Popularitas Anies dan Bumerang untuk PSI

Menurut Ujang, pernyataan mantan vokalis grup band Nidji yang disampaikan di hadapan Presiden Jokowi tersebut memang ditujukan untuk Anies.

"Karena bagi PSI, Anies adalah lawan dan musuh politik yang tak boleh jadi presiden. Jadi hari-harinya akan terus menyerang Anies," ujarnya.

Giring sebelumnya pernah menyerang Anies. Ia menyebut Anies pembohong. Rekam jejak pembohong ini, menurutnya, harus diingat sebagai bahan pertimbangan saat Pilpres 2024 mendatang.

"Seperti juga pada pernyataan-pernyataan Giring sebelumnya yang selalu serang Anies," imbuhnya.

Baca Juga:

PKS Sebut Giring Cuma Cari Panggung Soal Pidato di HUT PSI

Ujang menyebut, manuver yang dilakukan oleh Giring mudah dibaca dan ditebak.

Menurutnya, serangan bertubi-tubi yang dilakukan Giring terhadap Anies justru akan merugikan PSI.

"Dengan berpolitik seperti itu akan merugikan PSI sendiri. Justru membuat orang tak simpatik," tutup Direktur Eksekutif Indonesia Polotical Review (IPR) itu. (Pon)

Baca Juga:

Warga Koja Keracunan Gegara Makan Nasi Boks PSI, Giring Minta Maaf

#PSI #Giring Ganesha #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harusnya memberikan perhatian lebih besar lagi terhadap kondisi infrastruktur jalanan di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
PSI DKI Soroti Kelambanan Penanganan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
PSI beralasan kasus yang menyeret Grace bukan urusan partai karena melibatkan pernyataan yang menjadi tanggung jawab pribadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Bukan Urusan Partai, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Sebanyak 22 ribu anak di Jakarta Utara putus sekolah. DPRD DKI pun meminta Pemprov bisa bertindak cepat mengatasi masalah tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
22 Ribu Anak di Jakarta Utara Putus Sekolah, Pemprov DKI Diminta Bertindak Cepat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan