Perang Dagang Amerika dengan Kanada dan Meksiko Bakal Berlanjut Walau Ada Gencatan Tarif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Maret 2025
Perang Dagang Amerika dengan Kanada dan Meksiko Bakal Berlanjut Walau Ada Gencatan Tarif

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tarif 25 persen yang telah diterapkan Amerika Serikat pada sebagian besar impor Kanada dan tarif balasan yang diterapkan pada semua barang AS oleh Kadana.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan, Trump sedang mempertimbangkan untuk menghentikan sementara semua tarif pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada hingga April.

Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan, perang dagang dengan Amerika Serikat kemungkinan akan terus berlanjut di masa mendatang meskipun ada pembicaraan tentang gencatan tarif.

Trudeau mengatakan telah melakukan percakapan yang intensif tetapi bermakna selama 50 menit pada Rabu (5/3) dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga:

Perang Dagang Memanas, China Berencana Selidiki App Store

Trudeau mengatakan fokusnya sekarang adalah mengurangi dampak tarif yang secara tidak adil diterapkan oleh AS.

Ia merujuk pada bantuan keuangan pemerintah Kanada kepada warganya yang terkena dampak negatif perang dagang.

Respon juga ditunjukkan juga Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Tapi yang ini baru akan mengumumkan langkah balasan akhir pekan ini.

Sheinbaum tidak sereaktif Justin Trudeau karena masih berharap Trump membuka ruang untuk berpikir ulang.

Trump mencampakkan pandangan pada umumnya ekonom-ekonom AS sendiri bahwa proteksionisme itu mahal dan tidak efisien. Dia menilai bea impor adalah justru senjata terampuh yang tak pernah digunakan para politisi di AS karena mereka dianggapnya "tidak jujur, bodoh, dan bayaran".

Padahal para ekonom Amerika beranggapan dengan menaikkan tarif sampai sebesar 20 persen saja, berpotensi menaikkan pajak sampai 1,4 triliun dolar AS yang bakal mempersulit kaum miskin AS. (*)

#Perang Dagang #Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan