Jakarta Coffee Experience

Peran Kopi Terhadap Ekonomi Kreatif di Indonesia

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 26 Maret 2022
Peran Kopi Terhadap Ekonomi Kreatif di Indonesia

Para pembicara dalam sesi diskusi terkait peran kopi terhadap ekonomi kreatif di Indonesia. (Foto: MP/Andreas Pranatalta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BRImo Jakarta Coffee Experience selain menyajikan berbagai brand kopi, juga memberikan edukasi lewat para pembicara di industri kreatif. Pada Jumat (25/3), talkshow yang dihadirkan membahas soal kopi sebagai salah satu potensi besar ekonomi kreatif di Indonesia.

Beberapa narasumber yang hadir yakni Daryanto Witarsa selaku Ketua Umum Specialty Coffee Association Indonesia (SCAI), Ditto Percussion selaku Founder Stuja Coffee, dan Yoshua Tanu selaku Founder Jago Coffee. Yoshua pun menjelaskan perbedaan bisnis kopi zaman dulu dan sekarang.

"Kalau dulu mungkin kita mulai dari kopi sachet dulu ya, tapi sekarang ada yang udah langsung ke espresso. Tapi terlepas dari itu, yang harus kita bisa berikan ke customer adalah interaksi antara barista ke mereka tentang karakter kopi dan kopi apa yang kira-kira cocok. Jadi bagaimana kita bisa memberikan edukasi ke masyarakat tentang kopi itu sendiri," kata Yoshua.

Baca juga:

Seru-Seruan di ‘BRImo Jakarta Coffee Experience’

brimo jakarta coffee experience
Daryanto Witarsa (kiri) dan Yoshua Tanu (kanan). (Foto: MP/Andreas Pranatalta)

Untuk perkembangan industri kopi ke depannya, menurut Yoshua, akan punya potensi besar karena variasi kopi di Indonesia sangat banyak. "Kita punya kultur kopi juga sudah mulai dikenal secara internasional," ungkapnya.

Ditto yang juga seorang musisi mengatakan salah satu tantangan memiliki bisnis kopi adalah bagaimana membuat mindset masyarakat tidak berpikir bahwa brand tersebut adalah milik selebritas.

Baca juga:

'BRImo Jakarta Coffee Experience' Hadirkan Kompetisi Barista

Peran Kopi Terhadap Ekonomi Kreatif di Indonesia
Keseruan lain di BRImo Jakarta Coffee Experience. (Foto: MP/Andreas Pranatalta)


"Memang label ini agak susah sih. Intinya, brand itu harus berdiri sendiri dan menemukan polanya. Mulai dari merchandise, Youtube, sampai desain arsitektur coffee shop-nya. Gue juga awal-awal bikin harus riset dulu tentang bisnis kopinya itu sendiri," kata Ditto.

Sebagai seorang pebisnis, Ditto menekankan pentingnya beradaptasi dan berkolaborasi, terlebih di masa pandemi COVID-19 ini. Kolaborasi yang dilakukan harus out of the box, seperti misalnya antara komunitas sepeda dengan komunitas kopi.

"Kita bikin market baru lagi dengan hal-hal yang kreatif. Gue selalu bilang ke tim bahwa jangan cuma kopi tapi branding juga harus satu paket. Ada banyak kolaborasi yang bisa dilakukan dengan kopi, tabrakin aja. Gue juga mau kalau orang beli kopi ya rasanya enak semua," lanjutnya.

Di sisi lain, Daryanto mengatakan bahwa bisnis kopi saat ini sudah berkembang pesat, berbeda dengan dulu. Ia juga menganggap kopi sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian masyarakat.

"Model-model usaha kopi ini sudah banyak sekali dan bisa direplikasi. Tinggal gimana kita membuat inovasi dan dijadikan sesuatu saja. UMKM yang milenial juga harus kita push dari awal supaya ke depannya bisa lebih besar. Siapa tahu bakal ada Kopi Kenangan atau Kopi Janji Jiwa yang lainnya. Sebab, setiap coffee shop itu punya unique selling point tersendiri," kata Daryanto.

brimo jakarta coffee experience
BRImo Jakarta Coffee Experience lebih mendorong kultur kopi. (Foto: MP/Andreas Pranatalta)

"Jadi, piramida kopi itu semuanya sudah terisi, mulai dari yang paling atas sampai bawah. Dari orang yang mulai minum sachet juga ingin upgrade ke yang lebih enak," lanjutnya.

Di masa pandemi ini, juga menjadi momen untuk menyaring bisnis kopi mana yang benar-benar serius untuk tetap bertahan. Para pebisnis memutar otak mencari cara untuk tetap bertahan dan konsisten terhadap rasa kopi itu sendiri.

"During COVID I learn mix and match, mulai dari PSBB sampai PPKM pemasukan juga sulit untuk coffee shop. Jadi kuncinya adalah do something innovate. Dan event kopi itu bagus, bukan hanya untuk kita tapi juga para petani," ungkap Daryanto.

Buat kamu yang tertarik dengan perbincangan lainnya, bisa datang ke BRImo Jakarta Coffee Experience di Urban Forest, Grange Park, Cipete, Jakarta Selatan yang diselenggarakan 25-27 Maret 2022. Akan ada kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sana untuk sejenak melepas rasa penat, mulai dari mencicipi kopi sampai menikmati live music. (and)

Baca juga:

Time! Kompetisi ‘Jakarta Coffee League 2022’ Jadi Momentum untuk Karier Barista

#Kopi #Jakarta Coffee Experience
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan