Perajin Tempe Jakarta Mogok, PDIP DKI Tuntut Pemerintah Subsidi Kedelai

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 24 Februari 2022
Perajin Tempe Jakarta Mogok, PDIP DKI Tuntut Pemerintah Subsidi Kedelai

Pekerja merapikan alat-alat untuk membuat tempe di Pabrik tempe rumahan di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (21/2/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beberapa minggu terakhir ini perajin tempe dan tahu menjerit dengan mahalnya harga kedelai. Akibat tingginya harga kedelai ini membuat produksi makanan dasar warga Indonesia tersebut terganggu.

Untuk menyikapi keluhan produsen tempe dan tahu, Fraksi DPRD DKI Jakarta meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan subsidi kedelai yang jadi bahan baku tahu dan tempe. "Bagaimana kita mendorong supaya ada subsidi," kata Ketua Fraksi DPRD DKI, Gembong Warsono di Jakarta, Kamis (24/2).

Baca Juga

Harga Kedelai Mahal, Produsen Tempe DKI Ngadu ke Fraksi PDIP

Menurut Anggota Komisi A DPRD DKI Bidang Pemerintahan ini, dengan adanya suntikan dana kedelai dari pemangku kebijakan dapat meringankan produsen.

Gembong menilai, langkah ini dimaksudkan supaya mereka tetap bertahan untuk bisa tetap berproduksi tahu-tempe dengan mendapatkan keuntungan. "Untungnya tidak perlu banyak tetapi tetap bisa bertahan mereka," ujar dia.

Gembong Warsono. (Foto: MP/Asropih)
Ketua Fraksi DPRD DKI, Gembong Warsono . (Foto: MP/Asropih)

Fraksi PDIP DPRD DKI, kata Gembong juga, akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan dewan parlemen Senayan, karena masalah kedelai ini bukan skupnya hanya DKI Jakarta saja melainkan tingkat nasional.

"Kita koordinasi juga dengan pemerintah pusat untuk bisa menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan perajin tempe dan tahu," urainya.

Baca Juga

Perajin Tahu Tempe Se-Jawa Barat Mogok Produksi 3 Hari

Khusus untuk di DKI, lanjut Gembong, pihaknya akan memanggil BUMD Bidang Ketahanan Pangan baik Food Station dan Perumda Pasar Jaya dalam waktu dekat ini guna menuntaskan persoalan kedelai.

"Kita akan memanggil BUMD ketahanan pangan untuk kita ajak koordinasi untuk menjaga stabilitas harga di Jakarta," pungkasnya.

Untuk diketahui kelompok perajin tempe dan tahu se-Indonesia tengah menggelar demo aksi mogok bekerja saat ini. Perajin tempe dan tahu di Jakarta sendiri melakukan aksi mogok produksi sejak Senin (21/2). Mereka meminta pemerintah menyubsidi harga kedelai yang saat ini melonjak. (Asp)

Baca Juga

Kemendag Bakal Keluarkan Harga Acuan Tempe Tahu

#Harga Kedelai #Partai Politik #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
bagi perajin di usaha Tahu Nunggal Roso, fluktuasi harga kedelai di angka Rp 10.800 hingga Rp 11.000 per kilogram saat ini memberikan tekanan yang cukup signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS mulai menekan perajin tahu dan tempe. DPR soroti lonjakan harga kedelai impor hingga ancaman inflasi dan daya beli masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Bagikan