MerahPuti Internasional- Belum lama peristiwa penyanderaan di Sydey terjadi, sekolah di Pakistan telah menjadi sasaran teroris berikutnya. Penyerangan bom bunuh diri ini telah menelan banyak korban, terutama anak-anak. Namun pada kasus tersebut, diduga tidak ada penyanderaan yang dilakukan oleh si pelaku.
Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations, Asim Bajwa, pada pertemuan di Peshawar Rabu malam kemarin mengatakan bahwa tidak ada korban penyanderaan dari kejadian ini.
Bajwa menjelaskan bahwa penyerangan ini ditujukan untuk meneror anak-anak, bukan menyandera sasaran dari kelompok militan tersebut.
"Satu-satunya tujuan mereka, tampaknya adalah untuk membunuh anak-anak tak berdosa. Itulah yang mereka lakukan," ujarnya seperti yang dikutip dari Asiaone.com.
Dari kejadian ini, Bajwa menerangkan bahwa korban tewas mencapai 141 orang, di antaranya 132 anak-anak dan 9 orang adalah staff sekolah.