Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penumpang Royaltrans Mengeluh, Sistem Booking Baru Dinilai Minim Sosialisasi

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 15 April 2026
Penumpang Royaltrans Mengeluh, Sistem Booking Baru Dinilai Minim Sosialisasi

Sistem booking Royaltrans tuai protes. (Blok M – Bandara Soekarno-Hatta). PT Transportasi Jakarta mengubah titik pemberhentian rute layanan ini mulai 23 Maret 2026 untuk mendukung mobilitas masyarakat menuju dan dari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi layanan Royaltrans yang mengalami situasi tidak kondusif pada Rabu (15/4) pagi.

Penyebabnya, karena Transjakarta mengharuskan pengguna untuk booking tiket kursi secara online untuk menggunakan layanan Royaltrans di semua rute.

Imbasnya, banyak pengguna Royaltrans, terutama pada rute yang diberangkatkan dari Cibubur, mengeluhkan kebijakan baru ini.

Mereka, yang biasanya menggunakan layanan dengan membeli tiket secara langsung di halte merasa tak mendapatkan informasi yang jelas, sehingga terjadi penumpukan penumpang.

Baca juga:

Gubernur Pramono akan Rinci Aturan Parpol Pasang Nama di Halte, Usaha Tambah Pendanaan

Pramono menilai, kondisi ini terjadi akibat kurangnya sosialisasi oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) selaku BUMD penyedia layanan Roytrans.

"Ini kan terlihat kalau memang belum ada sosialisasi," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).

Pramono berjanji bakal memperbaiki layanan terbaru Roytrans tersebut agar tidak lagi merugikan para pengguna.

"Nanti akan kami sempurnakan, perbaiki. Tapi intinya apapun kebijakan itu harusnya ada jeda waktu untuk melakukan sosialisasi," urainya.

Baca juga:

Royaltrans Kini Bisa Booking Kursi, Transjakarta Perluas ke Semua Rute

Sementara itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Ia menjelaskan, sistem pemesanan kursi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama dengan memastikan ketersediaan tempat duduk.

"Implementasi sistem booking seat (pemesanan kursi) adalah Inovasi yang dihadirkan untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, pasti, dan terencana bagi pelanggan," tutur Ayu dalam keterangannya.

Sementara di lapangan, perubahan sistem ini justru memicu kebingungan. Sejumlah penumpang mengeluhkan keterbatasan informasi hingga kesulitan mengakses kursi, terutama bagi yang terbiasa naik langsung tanpa reservasi.

Baca juga:

Pekerjakan Kembali 3 PPSU Skandal Foto AI Kalisari, Pramono Tegaskan Tidak Ada Kesempatan Ketiga

Transjakarta mengklaim, telah melakukan sejumlah penyesuaian teknis dan operasional. "Kami mendengar masukan pelanggan, kemudian telah mengambil langkah-langkah teknis dan strategis untuk memastikan pengalaman pelanggan yang lebih baik," ujar Ayu.

Salah satu penyesuaian adalah fleksibilitas pemesanan. Penumpang tetap bisa memesan kursi pada hari keberangkatan selama masih tersedia.

Sedangkan di sisi lain, petugas di lapangan juga diminta lebih aktif membantu penumpang yang belum terbiasa dengan sistem baru ini.

"Untuk memudahkan pelanggan melakukan perencanaan perjalanan, pemesanan kursi Royaltrans melalui aplikasi TJ: Transjakarta bisa dilakukan mulai H-7 keberangkatan," tuturnya. (Asp)

#Royaltrans #Pramono Anung #Transportasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Pemprov DKI Jakarta mengembangkan kawasan peternakan terintegrasi di Ciangir, Tangerang, untuk memperkuat ketahanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Indonesia
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (31/7) pagi.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Bagikan