MerahPutih Internasional- Belum lama kasus penyiraman air panas oleh penumpang Tiongkok sontar terdengar, kali ini penumpang Tiongkok lainnya kembali berulah.
Pasalnya, ketika Pesawat MU2331 China Eastern dari Xi'an tiba di Bandara Internasional Sanya Fenghuang, Hainan, seorang penumpang membuka pintu darurat karena merasa tidak sabar dan menggunakan alat slide darurat, seperti yang dikutip dari Asiaone.com.
Ketika ditanya pihak terkait alasan ia membuka pintu darurat tersebut, ia menjawab: “agar bisa turun pesawat lebih cepat.”
Pria ini dinilai tidak memperhatikan mengenai peraturan keselamatan dan tidak mengetahui bahwa alat slide hanya digunakan dalam keadaan darurat.
Karena insiden ini, pesawat MU2332 tersebut mengalami keterlambatan sekitar 2 jam, seperti yang dilansir dari TheNanfang. Biaya untuk memperbaiki pintu darurat tersebut pun diperkirakan sebesar S$21.000 atau sekitar Rp 20 juta.