Pentolan Eks FPI Munarman Diduga Berhubungan Dengan ISIS
Aparat keamanan di Petamburan. (Foto: Kanugrahan)
MerahPutih.com - Densus 88 menangkap eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Munarman karena diduga terlibat terorisme. Pria yang juga pengacara itu, diduga berhubungan dengan jaringan ISIS.
"Tadi lakukan penangkapan di Tangerang Selatan, terkait UU terorisme terkait jaringan ISIS," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadin di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (27/4).
Baca Juga:
Densus 88 Tangkap Munarman, Polisi Langsung Geledah Markas Eks FPI
Penangkapan pentolan bekas organisasi FPI ini, langsung ditindaklanjuti Polisi dengan melakukan penggeledagan di kantor bekas FPI dibackup aparat dari TNI.
"Jadi kami turunkan 60 personil TNI Polri, 30 dari Mabes Polri dan 30 dari TNI. Backup laksanakan tugas Densus yang masih lakukan penggeledahan," jelas Hengki seraya menegaskan markas eks FPI dalam kondisi kosong
Hengki belum bisa membeberkan barang bukti apa saja yang tengah dicari Densus 88.
"Baru dimulai penggeledahannya setelah penggeledahan kami sampaikan," sebut Hengki.
Munarman ditangkap pada Selasa (27/04) sekira jam 15:30 di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Sangkaan sementara, Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufaakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme. (Knu)
Baca Juga:
Polres Metro Depok Akui Sulit Tangkap Pelaku Teror Benda Bertuliskan 'FPI Munarman'
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda