Pentingya Deteksi Dini Kanker Kelenjar Air Liur

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Agustus 2024
Pentingya Deteksi Dini Kanker Kelenjar Air Liur

Ketahui penyebab kanker lidah. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kanker kelenjar air liur menjadi salah satu penyakit sangat rentan. Kanker ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor risiko yakni faktor biologis seperti infeksi virus-virus tertentu.

Lalu, ada faktor fisik yakni paparan radiasi ultraviolet dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, faktor gaya hidup tidak sehat juga bisa memicu munculnya kanker kelenjar air liur misalnya kebiasaan merokok berlebihan.

Dokter spesialis bedah onkologi dr. I Gusti Ngurah Gunawan Wibisana, SpB, Subsp. Onk(K) mengingatkan pentingnya tindakan deteksi dini pada gejala-gejala kanker kelenjar air liur sebelum berkembang semakin parah.

Pemeriksaan dapat dilakukan secara berkala dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Caranya dengan memeriksa bagian wajah dan leher karena gejala kanker kelenjar air liur muncul di area tersebut.

Baca juga:

Penderita Kanker Harus Batasi Konsumsi Gula Pasir

"Misalnya berdiri depan cermin liat ada ga simetri di daerah wajah, ada ga benjolan-benjolan yang awalnya tidak ada sekarang menjadi ada dan bertambah besar," kata Gusti dalam sebuah tayangan siaran langsung yang dipantau di Jakarta pada Kamis.

Selain memeriksa area wajah, deteksi gejala kanker kelenjar air liur juga perlu dilakukan di area mulut karena penyakit tersebut bisa menyerang area sisi atas di bagian pipi dan langit-langit mulut.

Dokter yang berpraktik di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo itu menjelaskan, keluhan yang dialami penderita kanker kelenjar air liur seringkali berupa benjolan.

"Benjolan itu seringkali belum pada tahap mengganggu aktivitas sehari-hari pasien, masih bisa bicara, menelan, dan fungsi-fungsi lainnya," ujar Gusti.

Baca juga:

Menggugah Kesadaran akan Kanker lewat Musikal 'Nuraniku, Perjuanganku'

Namun, kata ia, apabila benjolan tersebut dibiarkan, akan menimbulkan rasa nyeri yang kemudian menyebabkan sejumlah gangguan, di antaranya pelemahan pada otot-otot wajah di satu sisi, sulit membuka rahang, dan sulit berbicara.

"Kanker kelenjar air liur dapat menyebar ke kelenjar getah bening sehingga keluhan benjolan juga bisa terasa di area leher," katanya.

#Kanker #Penyakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Hasil tes pada jaringan yang diangkat selama operasi Paus mengonfirmasi diagnosis awal dan menunjukkan bahwa kanker tersebut belum menyebar.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Lifestyle
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Jangan sampai tumbang! Ancaman musim flu 2026 di depan mata. Cek panduan lengkap jadwal vaksin flu, info strain virus terbaru, dan opsi vaksin mRNA mFLUSIVA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Lifestyle
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Moderna cancer vaccine berbasis mRNA menunjukkan hasil positif dalam uji fase 3 untuk melanoma. Simak cara kerja dan peluangnya untuk kanker lain.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Bagikan