Kesehatan Mental

Pentingnya Tetap Memiliki Harapan Meskipun Sudah Terpuruk

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 30 Juni 2021
Pentingnya Tetap Memiliki Harapan Meskipun Sudah Terpuruk

Jangan padamkan harapan begitu saja. (Foto: Pixabay/Myriams-Fotos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM hidup ini, setiap orang pasti pernah berada di titik terendah. Entah itu dalam karier, percintaan, atau bahkan relasi bersama teman-teman. Ada masanya ketika kamu dikecewakan oleh orang lain dan begitu juga sebaliknya. Ketika seseorang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya, wajar saja jika merasa hidup ini tidak adil. Ada juga yang menghabiskan waktu lama bahkan hingga tahunan untuk menangis

Melansir dari self.com, setiap orang memiliki beban masalahnya masing-masing. Tapi jangan pernah putus harapan meskipun kamu merasa sudah tidak ada lagi jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Karena harapan merupakan satu-satunya kekuatan yang akan menyelamakanmu dari keterpurukan.

Baca Juga:

Dampak Mengerikan dari Depresi yang Jarang Diketahui


1. Harapan adalah tujuan

harapan
Harapan akan membawamu ke tujuan yang pasti. (Foto: Pixabay/jplenio)


Bermimpi lah setinggi-tingginya selama mimpi itu gratis. Meskipun sedang terpuruk, harapan yang tersisa justru akan membawamu kepada pencapaian terbesar. Melalui harapan, kamu memiliki tujuan untuk memperbaiki kualitas hidup, mementingkan kebahagiaan diri sendiri, dan berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik. Tujuan tanpa harapan dari dalam hati yang terdalam tidak akan bisa menjadi kenyataan.


2. Mampu mengubah sudut pandang

harapan
Membuka banyak sudut pandang yang baru. (Foto: Pixabay/3534679)


Wajar saja merasa kecewa ketika sedang berada di titik hidup terendah. Tetapi jangan pernah hapus harapan-harapan kecil yang terus muncul baik di dalam hati maupun pikiran. Harapan akan mengubah sudut pandangmu dalam memahami sebuah kegagalan dalam hidup. Tanpa harapan, kamu akan terus tenggelam dalam keterpurukan tanpa keinginan untuk bangkit.

Baca Juga:

Jauh Persamaan Antara Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan


3. Membuat hati tenang

harapan
Kesehatan mental stabil. (Foto: Unsplash/Pablo Heimplatz)


Memiliki harapan ketika mengalami sebuah kegagalan akan membuat tekad yang kuat tetap berkobar dalam hati. Kamu tidak akan takut menghadapi banyak rintangan hidup karena harapan akan menenangkan pikiran. Harapan akan menuntunmu ke jalan keluar dari setiap masalahmu. Kamu dengan mudah memiliki rencana cadangan ketika gagal meraih yang lainnya.


4. Menyembuhkan luka batin

harapan
Cepat bangkit dari keterpurukan. (Foto: Pixabay/StockSnap)


Ketika kamu sedang terpuruk dan merasa patah hati, harapan hadir untuk menyembuhkan luka batin. Jika kamu merasa kecewa kepada seseorang atau kecewa dengan peristiwa yang sedang terjadi, harapan yang tersisa pasti menunjukkan jalan keluarnya. Harapan akan membuatmu percaya bahwa setiap kegagalan yang harus dilalui justru akan membawamu ke hal-hal yang indah dalam hidup ini. (mar)

Baca Juga:

Atasi Stres dengan Aktivitas ini

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Bagikan