Kesehatan

Dampak Mengerikan dari Depresi yang Jarang Diketahui

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 08 Februari 2021
Dampak Mengerikan dari Depresi yang Jarang Diketahui

Kenali dampak-dampak mengerikan dari depresi (Foto: pixabay/jerzygorecki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP orang mungkin pernah merasakan depresi semasa hidupnya. Biasanya, orang yang mengalami depresi cendrung tak semangat menjalani hidup. Selain itu orang yang depresi juga merasakan sedih yang tak kunjung usai, putus asa, bahkan berpikir untuk bunuh diri.

Penyebab depresi pun cukup beragam, seperti halnya masalah ekonomi, keluarga hingga hubungan asmara. Mungkin banyak orang menilai depresi merupakan suatu hal yang biasa, bila seseorang tengah tertimpa masalah. Padahal depresi memiliki dampak mengerikan bagi kesehatan.

Baca Juga:

Sering Dicela di Usia Muda Bisa Menyebabkan Depresi, Ini Cara Mengatasinya

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, dampak negatif pertama dari depresi ialah masalah sistem pencernaan. Biasanya, penderita depresi mengalami penurunan atau peningkatan nafsu makan, tanpa memperhatikan takaran nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Depresi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan (Foto: pixabay/fotorech)

Hal tersebut dapat berakibat penderita depresi rentan mengalami masalah pencernaan. Seperti halnya sakit atau kram perut, irritable bowel syndrome, sembelit dan kolitis ulseratif. Tak hanya itu, penderita depresi pun berisiko mengalami obesitas hingga malnutrisi.

Dampak negatif kedua dari depresi yakni penurunan gairah seksual. Depresi bisa merusak kehidupan seksualmu. Orang yang depresi rentan mengalami penurunan libido, hal itu menyebabkan orang tersebut enggan melakukan aktivitas seksual. Bahkan depresi bisa nyebabkan kesulitan mencapai orgasme serta disfungsi ereksi

Selanjutnya, dampak negatif depresi yang ketiga yakni masalah pada jantung. Saat seseorang mengalami depresi, jantung akan berdegup lebih kencang karena hormon stres yang dilepaskan.

Bila hal tersebut dibiarkan dalam jangka panjang, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung yang mematikan. Seperti halnya penyakit jantung koroner.

Dampak negatif dari depresi yang keempat, yaitu imunitas tubuh melemah. Depresi bisa menurunkan motivasi orang untuk menjalani gaya hidup sehat, hal itu mengakibatkan tubuh kekurangan energi hingga mengalami penurunan imunitas.

Ketika imunitas tubuh kamu melemah, tubuh kamu tidak bisa melawan virus serta bakteri. Sehingga kamu lebih rentan terserang penyakit.

Baca Juga:

Mandi Air Dingin Bisa Mencegah Depresi, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Dampak negatif yang kelima yakni terjadinya gangguan fungsi otak. Saat seseorang mengalami depresi, pada beberapa bagian otak tertentu yakni hipokampus dan korteks prefrontal bisa menyusut.

Dampak dari penyusutan bagian otak tersebut yakni menurunnya kemampuan mengingat, menyimpan memori, mengolah emosi, hingga membuat keputusan.

Segera atasi depresi dengan tepat, dengan berkonsultasi ke psikolog atau psikiater (foto: pixabay/geralt)

Melihat beberapa penjelasan dampak negatif diatas, sebaiknya kamu jangan anggap remeh soal depresi, dan harus segera diobati dengan tepat. Segeralah berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Kemudian, jalani langkah untuk mengatasi depresi yang telah dianjurkan, agar kamu dapat menjalani hidup dengan lebih sehat dan bahagia. (Ryn)

Baca Juga:

3 Tren pada Generasi Milenial yang Seringkali Berujung pada Depresi

#Kesehatan #Depresi #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
teknologi berkembang begitu cepat, dan kini smartphone serta media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan