Pentingnya Serat agar Tubuh Mampu Lawan Resistensi Insulin
Aneka sayur bisa jadi pilihan untuk tubuh sehat. (Foto: Unsplash/Inigo)
MerahPutih.com - Insulin adalah hormon yang mengatur kadar gula darah. Pada orang sehat, setelah makan, tubuh mulai memecah makanan tersebut menjadi glukosa untuk digunakan sebagai energi.
Insulin kemudian dilepaskan dari pankreas untuk membantu mengumpulkan glukosa dari darah dan mengangkutnya ke dalam sel sehingga mereka dapat menggunakannya sebagai bahan bakar.
Dilansir Eatingwell, untuk mengatasi resistensi insulin kamu harus rutin mengonsumsi serat makanan, terutama karena kemampuannya membantu memperlambat pencernaan karbohidrat.
Sebuah studi terbaru tahun 2021 yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods menemukan bahwa pasien didiagnosis dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi lebih banyak serat makanan, baik melalui makanan utuh maupun suplemen serat larut, mengalami peningkatan kontrol glikemik dan sensitivitas insulin.
Baca juga:
Ketika tubuh lebih sensitif terhadap insulin, ini membantu mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan kontrol gula darah. Sementara itu, para ilmuwan menemukan bahwa suplementasi dengan serat larut memberikan dampak terbesar, sumber serat makanan utuh juga memainkan peran positif.
Ahli diet yang berdomisili di New Jersey dan ahli diabetes bersertifikat, Erin Palinski-Wade, RD, CDCES mengatakan serat makanan dapat membantu meningkatkan resistensi insulin dengan membantu tubuh mengatur kadar gula darah dan memperlambat pencernaan karbohidrat.
Serat juga dapat membantu mendukung mikrobioma usus sehat, yang telah dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin dan pengurangan peradangan, serta pengurangan risiko terkena diabetes tipe 2. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya