Pentingnya Perlindungan dan Kesehatan Karyawan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 24 Juni 2022
Pentingnya Perlindungan dan Kesehatan Karyawan

Perusahaan harus memastikan kesejahteraan dan kesehatan para karyawan. (Foto: Unsplash/Windows)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENERAPAN kebijakan Work From Office (WFO) kembali dilakukan banyak perusahaan setelah kasus harian COVID-19 melandai. Peralihan tersebut membuat pihak manajamen kembali fokus pada tertib adminitrasi kantor termasuk perlindungan dan kesehatan karyawan.

Perusahaan dan pemilik bisnis harus menyadari karyawan merupakan aset penting dalam berakselerasi dan menjalankan pekerjaan. Kinerja sangat menentukan laju pertumbuhan perusahaan serta peningkatan daya saing.

Tentunya semua ini hanya bisa diwujudkan apabila karyawan merasa sepenuhnya difasilitasi manajemen perusahaan, terutama dalam proteksi kesehatan. Hal tersebut menjadi katalis bagi platform telemedisin Alodokter untuk mengoptimalkan salah satu fitur aplikasi perlindungan kesehatan skala korporasi, bertajuk Aloproteksi Corporate.

Baca juga:

Memastikan Data Pengguna Aman, Alodokter Raih Sertifikasi ISO 27001

Pentingnya Perlindungan dan Kesehatan Karyawan saat Bekerja
Demi tercapainya visi perusahaan. (Foto: Unsplash/krakenimages)

Fitur tersebut menghadirkan manfaat lengkap untuk mempertimbangkan seluruh aspek kebutuhan proteksi karyawan di era digital. Selain memberi perlindungan kesehatan karyawan secara menyeluruh, Aloproteksi Corporate juga hadirkan manfaat melingkupi rawat jalan dan rawat inap.

Selain itu juga seluruh proses perlindungan kesehatan, mulai dari berkonsultasi dengan dokter, pemeriksaan laboratorium, berobat ke rumah sakit, hingga menebus obat langsung antar ke rumah.

"Proteksi karyawan sering menjadi polemik internal berkaitan dengan berapa besar anggaran ingin dialokasikan untuk proteksi karyawan dengan manfaat maksimal. Ini pastinya terjadi di perusahaan raksasa memiliki karyawan sangat banyak hingga usaha rintisan," kata Co-Founder dan President Director Alodokter Suci Arumsari, dalam siaran pers diterima Merahputih.com, Kamis (22/6).

Aloproteksi Corporate, sambungnya, bukan hanya membuat pekerjaan divisi HR menjadi lebih efisien, tapi membuat klaim proteksi menjadi praktis dan efisien bagi karyawan.

Baca juga:

Fitur Terbaru Alodokter Mampu Mendiagnosis Kondisi Paru-Paru Lewat Suara Batuk

Pentingnya Perlindungan dan Kesehatan Karyawan saat Bekerja
Co-Founder dan President Director Alodokter Suci Arumsari. (Foto: Alodokter)


Beberapa manfaat fitur, seperti biaya kamar rawat inap bisa mencapai maksimal 150 hari per tahun, dengan tanggungan hingga Rp 1 juta per malam. Selain itu, karyawan juga bisa konsultasi dengan dokter umum dan dokter spesialis via chat maupun tatap muka, hingga limit per tahun per karyawan mencapai Rp 100 juta.

Fitur ini dapat diakses melalui platform Alodokter. Suci berharap dengan hadirnya fitur terbaru tersebut dapat menjadi partner bagi perusahaan dan pemilik bisnis agar bisa menyejahterakan karyawan.

"Di era digital kita semua harus dengan cepat beradaptasi dengan keadaan dan kebutuhan setiap stakeholders dalam ekosistem kerja. Aloproteksi Corporate menawarkan solusi dan efisiensi, praktis, serta terjangkau guna meningkatkan produktivitas karyawan dalam bekerja sehari-hari," tutupnya. (and)

Baca juga:

Alodokter Dukung Penuh Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia

#Kesehatan #Pekerja Kantoran #Asuransi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Sejumlah pekerja beraktivitas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan