Kesehatan

Pentingnya Asupan Vitamin D dan Kalium Bagi Anak

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 05 April 2021
Pentingnya Asupan Vitamin D dan Kalium Bagi Anak

Pentingnya mencukupi asupan vitamin D dan kalium bagi anak(foto: pixabay/lmoflow)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK banyak yang tahu bahwa asupan vitamin D dan kalium sangat penting bagi anak. Seorang ahli nutrisi bernama Emilia Achmadi, mengatakan, sebagian besar anak-anak berhenti mengonsumsi susu pada usia dua tahun.

Selain itu, Emilia pun menambahkan bahwa persentase kecukupan kalsium pada anak menurun drastis setelah usianya dua tahun. Asupan vitamin D dan kalium juga termasuk rendah pada anak-anak yang berusia 2-11 tahun. Kedua kandungan tersebut bisa didapat dari yogurt berkualitas.

Baca Juga:

Kenali Sejumlah Hal Penting dalam Merawat Anak saat Pandemi

"Yogurt juga mengandung protein dan kalsium yang penting untuk kesehatan tulang, terutama tulang anak yang bertumbuh dengan cepat," jelas Emilia pada keterangan resminya, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Yogurt mengandung protein dan kalium yang penting untuk kesehatan tulang (foto: pixabay/ponce_photography)

Emili menjelaskan, saat ini sejumlah orang tua cemas akan kandungan gula yang ada pada produk olahan susu seperti halnya yogurt. Tapi, menurut data Nutrition Journal 2017 ciptaan Azais-Braesco V et al., yogurt hanya mengandung 1-8 persen gula alami dan 4-9 persen gula tambahan, sehingga membuat Yogurt aman dikonsumsi oleh anak.

Selain itu, manfaat yogurt lainnya, yakni anak-anak bisa menikmati camilan yang lezat, namun tidak melewati batasan kalori harian mereka. Kemudian, yogurt pun mengandung segudang nutrisi tak tertandingi, yang mendukung pertumbuhan si kecil.

Baca Juga:

Orangtua Abai akan Anak, ini 4 Dampak Fatalnya

Emilia menambahkan, bahwa para orang tua dapat berkreasi dengan yogurt. Seperti halnya menjadikan yogurt camilan kesukaan anak, dengan menjadikannya hidangan serba guna.

Adapun manfaat yogurt bagi anak, antara lain yakni untuk kesehatan anak, dari mulai probiotik, kalsium hingga serat pangan.

Yogurt memiliki banyak manfaat bagi kesehatan anak (foto: pixabay/ritae)

Sedikit informasi, probiotik sendiri merupakan bakteri baik untuk kesehatan usus, yang bisa melancarkan pencernaan dan mengeluarkan bakter buruk dari tubuh sang anak.

Sementara kalsium, memiliki manfaat yang baik bagi tulang dan gigi anak. Kandungan kalsium tersebut terdapat para yogurt yang terbuat dari susu.

Selain itu, Yogurt pun mengandung serat pangan yang bermanfaat bagi tubuh, seperti menormalkan pergerakan usus, mendukung kesehatan usus, menurunkan kolesterol, hingga membantu kamu untuk mencapai berat badan ideal. (Ryn)

Baca Juga:

Saran Ahli Gizi Agar Anak Gemar Makan Sayur

#Info Kesehatan #Anak #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan